Kompas.com - 18/03/2020, 14:43 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

Mereka menambahkan, pasien yang terinfeksi Sars-CoV-2 dengan golongan darah A perlu menerima pengawasan yang lebih ketat dan perawatan yang jauh lebih intensif.

"Orang yang mempunyai golongan darah O berisiko lebih rendah secara signifikan untuk penyakit menular dibandingkan orang dengan golongan darah non-O," tulis studi tersebut.

Berdasarkan penelitian di US National Center for Biotechnology Information (NCBI), golongan darah O paling umum di India (37,12 persen), diikuti B (32,26 persen), A (22,88 persen).

Sementara, AB adalah golongan darah dengan prevalensi paling rendah, yaitu 7,74 persen.

Di AS, sekitar 44 persen populasi penduduk di sana memiliki golongan darah O, dan sekitar 41 persen adalah golongan darah A.

Baca juga: Awas, Serangan Panik Punya Gejala Mirip Virus Corona

Wang menulis, "Mungkin ada manfaat mengenali golongan darah A, B, O pada pasien dan tenaga medis sebagai bagian rutin penanganan Sars-CoV-2 dan infeksi virus lain guna menentukan opsi manajemen dan menilai tingkat paparan risiko seseorang."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika lebih banyak kasus penyakit pernapasan tercatat secara global, China menunjukkan penurunan di mana perjalanan wabah telah berubah, menurut perwakilan WHO di negara itu, Dr. Gauden Galea.

"Virus corona adalah epidemi yang telah menyerang ketika berkembang dan berhenti di jalurnya."

"Ini sangat jelas dari data yang kami miliki, serta pengamatan yang kita lihat di masyarakat secara umum," kata Dr. Galea kepada UN News.

Baca juga: Kenali Gejala Infeksi Virus Corona dari Jenis Batuk

Menurut studi terbaru, pada 72.000 pasien virus corona di China, tingkat kematian secara keseluruhan adalah 2,3 persen.

Namun, pada orang dewasa yang berusia di atas 80 tahun, angkanya naik menjadi 15 persen.

Dokter percaya, virus corona memiliki potensi yang sama untuk penetrasi dan menyebar, terlepas dari jenis kelamin seseorang, kendati berbagai data menunjukkan lebih banyak pria yang terinfeksi dibandingkan wanita.

Meski demikian, jika kita mempunyai golongan darah O, tidak berarti kita benar-benar aman dari virus tersebut.

Maka, patuhi semua pedoman yang dikeluarkan oleh pihak berwenang setempat untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Pahami Perbedaan Social Distancing, Isolasi Diri, dan Karantina

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.