Kompas.com - 19/03/2020, 19:58 WIB

Sebuah studi terpisah di Lancet diikuti sembilan wanita hamil yang telah dites positif virus corona di Wuhan, China, tempat wabah itu berasal.

Tim peneliti menemukan, pada saat kelahiran yang melalui operasi caesar, semua bayi sehat dan tidak ada bukti virus corona dalam ASI ibu, darah tali pusat atau cairan ketuban.

Prof Russell Viner, presiden Royal College of Paediatrics and Child Health mengatakan, berdasarkan bukti saat ini, tidak direkomendasikan untuk memisahkan bayi dan ibu yang dites positif mengidap virus corona.

"Dampak dari pemisahan ini, bahkan sebagai tindakan pencegahan, dapat menjadi signifikan pada bayi dan ibu," katanya.

"Kami akan meninjau rekomendasi ini, karena kami melihat lebih banyak bukti di beberapa minggu dan bulan mendatang."

"Ada juga bukti terbatas tentang penularan virus corona melalui ASI, tapi berdasarkan apa yang kita ketahui sekarang, kita merasakan manfaat menyusui melebihi risiko potensial."

Baca juga: Cara Keluarga Kerajaan Inggris Mencegah Penularan Virus Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.