5 Manfaat Minyak Jahe untuk Kesehatan

Kompas.com - 24/03/2020, 11:29 WIB
Ilustrasi minyak jahe shutterstockIlustrasi minyak jahe
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Tak sekadar menghangatkan, tanaman jahe juga memiliki banyak manfaat kesehatan yang sudah teruji oleh sejumlah penelitian ilmiah. Mungkin selama ini kita sering mencoba jahe dalam bentuk mentahnya atau bubuk.

Tapi sebenarnya, manfaat minyak jahe juga tak kalah bagusnya. Minyak ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan dengan khasiat yang menjanjikan.

Minyak jahe adalah minyak esensial yang diekstrak dari rimpang tanaman jahe. Walaupun jahe paling baik dikonsumsi mentah, bukan berarti minyak jahe tak punya manfaat.

Ada beberapa manfaat minyak jahe yang telah diuji dan ditemukan oleh para ahli. Berikut penjelasannya:

Mengurangi nyeri punggung bawah

Menggunakan minyak jahe untuk pijat sudah diteliti mampu mengurangi nyeri punggung bawah kronis dengan lebih baik.

Dalam suatu riset, para peneliti mencoba membandingkan apakah melakukan pijat Swedia dengan minyak jahe lebih efektif daripada pijat tradisional Thailand. Mereka menguji teori ini pada 140 orang lanjut usia (lansia) dengan nyeri punggung bawah yang kronis.

Meskipun kedua perawatan tersebut dapat mengurangi gejala, pijat Swedia dengan minyak jahe dinilai lebih efektif untuk menekan nyeri.

Para peneliti mengatakan bahwa hasil ini ada kaitannya dengan zat zingiban dalam minyak jahe yang memiliki sifat antiperadangan.

Baca juga: 10 Manfaat Jahe yang Menghangatkan untuk Kesehatan

Meredakan rasa mual

Kita dapat memetik manfaat minyak jahe untuk mengatasi masalah pencernaan, salah satunya adalah mual. Mulai dari mual yang terjadi karena kehamilan, saat dalam perjalanan (motion sickness), dan pascaoperasi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minyak jahe mampu membantu dalam menangani gejala mual setelah operasi perut. Tingkat mual pada pasien yang menggunakan minyak ini lebih rendah daripada mereka yang menggunakan plasebo.

Menangani gejala cold sore (herpes simpleks)

Minyak jahe dikatakan mampu mengurangi gejala cold sore atau infeksi herpes simpleks. Sebuah studi pada hewan menemukan bahwa mengoleskan minyak jahe ke kulit akan menghangatkan sekaligus mengurangi iritasi akibat cold sore.

Namun sebelum mengaplikasikan minyak jahe, kita disarankan untuk melarutkannya terlebih dulu dengan carrier oil. Misalnya, minyak almond, minyak jojoba, dan minyak kelapa.

Baca juga: Mari, Kenali Manfaat Minuman Jahe bagi Kesehatan

Mengatasi migrain

Manfaat minyak jahe yang satu ini juga bisa dicoba. Jika sering mengalami sakit kepala atau migrain, pijatlah bagian dahi, pelipis, dan belakang leher dengan minyak jahe yang telah dilarutkan dengan carrier oil. Lakukan langkah ini satu atau dua kali sehari.

Selain mengurangi ketegangan pada kepala, aroma minyak jahe dapat pula menekan rasa mual yang sering menyertai migrain. Kita pun bisa meneteskannya ke tisu dan menghirupnya untuk mengurangi mual.

Membantu dalam menyuburkan rambut

Meski penelitian tentang manfaat minyak jahe terhadap kesuburan rambut belum ada, tak ada salahnya jika Anda ingin mencoba.

Sebelum mengoleskannya ke rambut, larutkan minyak jahe terlebih dulu dengan carrier oil. Setelah tercampur rata, oleskan minyak ini ke kulit kepala dan rambut, diamkan selama 15-30 menit, lalu bilas dengan air bersih.

Baca juga: Atasi Masalah Rambut Berketombe dengan Jahe

Efek samping minyak jahe

Anda tak perlu khawatir dalam menggunakan minyak jahe. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), minyak ini umumnya aman untuk digunakan.

Hanya saja, kita perlu hati-hati saat ingin mengoleskan minyak jahe ke kulit. Pasalnya, minyak jahe murni memiliki konsentrat yang tinggi.

Karena itu, minyak ini harus dilarutkan terlebih dulu dengan carrier oil sebelum diaplikasikan ke kulit. Jika belum pernah mencoba minyak jahe, disarankan untuk mengoleskannya sedikit pada kulit di lengan bagian dalam guna melihat reaksi yang ditimbulkan.

Apabila tidak terjadi reaksi apapun pada kulit, berarti Anda tidak memiliki alergi dan bisa menggunakan minyak jahe untuk memetik manfaatnya.

Kita juga tidak boleh mengoleskan minyak jahe pada luka terbuka. Pasalnya, pengolesan minyak ini bisa memicu infeksi.

Penelitian menemukan bahwa manfaat minyak jahe kemungkinan berasal dari kandungan antiperadangannya. Tidak hanya dapat meredakan nyeri serta peradangan, mmiyak ini juga dapat membantu dalam mengatasi mual dan migrain.

Namun bagi yang memiliki riwayat medis tertentu, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak jahe. 

Baca juga: Diet Jahe, Bisa Tekan Nafsu Makan dan Kenyang Lebih Lama



Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X