Kompas.com - 24/03/2020, 20:25 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sebagian masyarakat Indonesia kini lebih banyak beraktivitas di rumah masing-masing karena anjuran pembatasan sosial (social distancing). Ini dilakukan untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona (Covid-19).

Perubahan pola hidup ini berpotensi mengubah kebiasaan finansial seseorang. Hal ini perlu diwaspadai, sebab beberapa aktivitas mungkin membuat Anda lebih boros.

Misalnya, dengan lebih banyak berbelanja online atau memesan makanan secara online. Jika terjadi secara berkepanjangan, kebiasaan ini bisa membuat kondisi keuangan terancam.

Lalu, apa yang perlu dilakukan untuk bisa mengelola keuangan dengan baik di tengah masa isolasi seperti sekarang?

"Bagaimana sih mengelola gaji dan waspada di saat seperti ini, kita bisa membaginya menjadi tiga," kata Perencana Keuangan dan Co-Founder ZAP Finance, Prita H. Ghozie dalam Live Instagram bersama Psikolog Analisa Widyaningrum, Selasa (24/3/2020).

1. Living (biaya hidup)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa alokasi anggaran yang perlu dicatat ke dalam kategori ini antara lain biaya hidup utama, cicilan, zakat, kesehatan, dan belanja bulanan.

Menurut Prita, usahakan alokasi untuk kebutuhan hidup mencapai 70 persen dan lebih tinggi daripada biasanya.

Alasannya, mungkin ada beberapa kebutuhan tambahan yang perlu kita beli. Misalnya, untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah wabah virus corona, kita membeli obat, masker, hand sanitizer, dan antiseptik lebih sering daripada biasanya.

"Kalau dulu alokasinya 50 persen, sekarang di masa-masa waspada menjadi 70 persen," kata dia.

2. Saving (menabung)

Meski berada pada masa darurat, Prita tetap menganjurkan kita mengalokasikan anggaran untuk menabung. Misalnya, untuk dana darurat dan investasi. Besarannya dianjurkan mencapai 30 persen dari total gaji.

3. Playing (bermain)

Pada hari-hari biasanya, kita mungkin menyisihkan anggaran untuk rekreasi atau liburan. Namun, di masa social distancing seperti ini rasanya tidak memungkinkan bagi kita untuk bepergian terlalu jauh apalagi ke luar kota atau luar negeri.

Bahkan, kebutuhan berbelanja kebutuhan tersier pun cenderung tidak menjadi prioritas.

"Alokasi untuk playing saat ini jatahnya nol. Sementara nol sampai nanti sudah bisa mengatur keuangannya, bisa naik perlahan," ucap Prita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.