Kapan Dunia Kembali Normal Setelah Pandemi Corona? Ini Jawaban Ahli

Kompas.com - 25/03/2020, 16:25 WIB
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (11/8/2019). ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARJalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (11/8/2019).

KOMPAS.com - Virus corona yang menyebar cepat telah mendorong banyak negara di seluruh dunia melakukan penutupan untuk mencegah wabah tersebut.

Langkah-langkah keras telah membatasi interaksi dan kehidupan sehari-hari ratusan juta orang, dari apa yang disebut lockdown dan penutupan sekolah hingga peraturan ketat melarang pertemuan publik.

Ini adalah respon yang tidak pernah terjadi sebelumnya terhadap krisis kesehatan global yang semakin intensif, membuat banyak orang bertanya-tanya kapan kondisi akan kembali normal.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan ia yakin negara itu dapat "mengubah gelombang" dalam 12 minggu, sementara Presiden Donald Trump menyarankan Amerika Serikat dapat membuka lagi negaranya "dengan segera."

Namun, para ahli kesehatan jauh lebih waspada. Sebab, melonggarkan aturan pembatasan demi mengurangi dampak ekonomi dan sosial dapat berisiko pada gelombang kedua kasus virus corona.

"Kita berada di masa lockdown untuk jangka panjang, setidaknya satu atau dua bulan lagi," kata Eric Feigl-Ding, ekonom kesehatan global di Harvard Chan School of Public Health, kepada CNBC Capital Connection hari Senin.

Baca juga: Social Distancing Efektif Cegah Penyebaran Corona, Bagaimana Caranya?

"Virus ini tidak akan hilang dalam tiga minggu ke depan, tidak peduli bagaimana kita ingin membandingkan dengan Wuhan," kata Feigl-Ding, merujuk pada kasus-kasus virus corona di AS.

"Ini bukan Wuhan, kita tidak bisa mengalihkan seperempat dokter dan perawat dari bagian lain negara untuk datang ke satu pusat pandemi seperti yang dilakukan Cina. Jadi, sekali lagi, kita berada di masa ini setidaknya selama dua bulan atau lebih."

Ia mengatakan, mungkin vaksin bisa tersedia lebih cepat dari 12 bulan jika ilmuwan bisa berhasil melewati tahapan ujicoba dan memberikannya kepada banyak orang dengan cepat.

Sejak muncul dari Wuhan, China pada akhir 2019, virus corona telah menyebar ke 190 negara.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X