Jangan Asal Mandi, Lakukan Ini agar Kesehatan Kulit Terjaga

Kompas.com - 27/03/2020, 23:29 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

KOMPAS.com - Seberapa sering kita mandi, biasanya tergantung dari usia kita. Orang tua, bayi, dan anak kecil umumnya lebih rentan terhadap kulit kering yang menyebabkan eksim, sehingga mandi setiap dua hari sekali adalah jalan terbaik.

Sedangkan untuk sebagian besar orang yang memiliki kulit relatif normal, tidak masalah mandi setiap hari, namun ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari kulit kering.

Hidrasi kulit dijamin oleh struktur dari sel-sel kulit mati di permukaan, yang terikat oleh senyawa pelembab alami.

Baca juga: Mandi Menggunakan Loofah Bisa Bikin Kulit Iritasi

Senyawa ini menjaga kelembaban di kulit kita dan mencegahnya menguap, tetapi sering mandi dapat menghilangkan "penghalang" ini.

Kepada The Guardian, Kathleen Suozzi, asisten profesor dermatologi di Yale School of Medicine membagikan saran agar kita tidak merusak kulit saat mandi.

Untuk melindungi kelembaban, hindari mandi dengan air panas atau mandi yang sangat lama.

Setelah mandi, oleskan krim pelembab saat kulit kita masih lembab. Itu lebih efektif menyerap ke kulit ketimbang mengoleskan pelembab setelah mengeringkan diri secara menyeluruh. 

Jika kita memiliki kulit sensitif, hindari sabun yang sangat wangi atau mengandung bahan tambahan yang dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi. Pilih sabun yang cocok untuk jenis kulit kita.

Baca juga: Waktu Mandi Terbaik demi Kulit Cantik dan Sehat

Kita tidak perlu mencuci seluruh tubuh kecuali benar-benar kotor. Bagaimanapun, air sabun akan mengalir ke kaki kita.

Namun, pangkal paha adalah area yang harus sering dicuci, karena area tersebut umumnya kotor karena patogen atau mikroorganisme.

Banyak orang ingin menggosok kulit mereka hingga bersih, tetapi sebagian besar produk eksfoliasi justru dapat menyebabkan abrasi mikro traumatis pada kulit.

Secara umum, jika kita ingin menghilangkan sel kulit mati, akselerator berbasis asam, seperti glikolat atau asam laktat lebih aman untuk dipakai.

Ketika membersihkan kaki, produk yang mengandung urea, yang akan memecah sel-sel kulit mati dan kering, akan terasa lebih lembut pada kulit daripada scrub bersifat abrasif.

Baca juga: Sabun Mandi Berbusa dan Tak Berbusa, Mana Lebih Baik?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X