Kompas.com - 28/03/2020, 08:56 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Mi instan, baik yang digoreng atau direbus, tentunya selalu terlihat menarik, ya? Nyatanya, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi mi instan, karena makanan praktis ini dinilai kurang bernutrisi untuk kesehatan ibu dan janin.

Tapi, mungkin ada kalanya calon pengin banget makan mie instan saat hamil.
Hal ini bisa termasuk ke dalam food craving atau dikenal dengan ngidam.

Journal of Pediatrics and Mother Care mengungkapkan bahwa mengidam umum dialami oleh ibu hamil.

Namun, biasanya ibu hamil kerap mengidam makanan-makanan yang cenderung tidak sehat, seperti makanan asin dan gurih, makanan pedas, makanan manis atau berlemak.

Nah, mi instan kerap menjadi pilihan. Jika Anda tetap ingin makan mi instan saat hamil, ikuti aturan berikut ini.

Rasanya mi instan memang gurih, namun sebaiknya jangan menjadikan makanan instan satu ini menjadi makanan pokok sehari-hari. Selain mi instan termasuk ke dalam produk olahan dan diawetkan, nutrisi dari mi instan sangat sedikit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika ibu hamil kekurangan nutrisi, tentunya nanti dapat berpengaruh pada kesehatan dan perkembangan janin. Hal ini diungkapkan oleh ahli nutrisi dari India, Megha Mukhija.

Baca juga: Daftar 10 Mi Instan Korea Paling Enak, Cocok Jadi Oleh-oleh

Namun, apabila ibu hamil mengidam mi instan, tentunya tetap dapat mengonsumsinya. Alternatifnya, bisa dilakukan hal sederhana berikut ini.

“Tambahkan sayuran rebus yang banyak dalam semangkuk mi instan. Selain itu, hindari menambahkan bumbu atau garam tambahan dalam mi yang dimasak melainkan kurangi dari jumlah yang sudah tersedia di kemasan,” ungkap Megha.

Sayuran yang bisa dipilih seperti tomat, sawi, kentang, atau bisa menambahkan telur matang ke dalam mangkuk mie instan.

Bumbu dari mi instan biasanya melekat lama di lidah, untuk itu segera perbanyak cairan tubuh dengan minum air putih.

Imbangi juga dengan nutrisi lainnya seperti buah-buahan. Namun, ingat ya, hindari mengonsumsi mi instan secara berlebihan saat hamil.

Ilustrasi mi instantdidoi Ilustrasi mi instant

Bahaya kelebihan

Mi instan dikelompokkan menjadi junk food karena mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi, tapi sangat rendah vitamin, protein, serat, dan mineral.

Tak hanya itu, mi instan juga dinilai mengandung natrium yang tinggi di dalamnya. Nah, hal ini yang dapat bermasalah pada kesehatan ibu dan perkembangan janin di kandungan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, pentingnya membatasi pengonsumsian garam saat hamil karena meningkatkan risiko gangguan hipertensi saat kehamilan.

Baca juga: Virus Corona pada Wanita Hamil Tak Terbukti Bisa Menular ke Bayinya

Konsumsi mi instan terlalu sering dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, yang bisa mengakibatkan komplikasi kehamilan seperti preeklamsia. Fatalnya, hal ini bisa membahayakan kondisi janin.

Pilih camilan lain yang lebih sehat dikonsumsi untuk ibu hamil. Pilihannya seperti pisang yang dibaluri dengan peanut butter, roti gandum, yogurt buah-buahan segar seperti stroberi, melon, dan mangga, serta kacang-kacangan misalnya kacang almond.

Selama mengonsumsi makanan tersebut, pastikan sudah menjaga kebersihan dan keamanannya.

Ingat juga untuk selalu memastikan makanan yang harus dimasak berada dalam tingkat kematangan yang sempurna.

Artikel ini merupakan kerjasama Kompas.com dan Parenting.Orami.co.id

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.