Kompas.com - 29/03/2020, 19:17 WIB
. VIA iStockphoto.

KOMPAS.com - Belanja kebutuhan sehari-hari adalah hal penting yang tak bisa dilewatkan. Kita harus melakukannya entah itu seminggu sekali atau sebulan sekali untuk memenuhi persediaan makanan, kebutuhan dapur, dan kebutuhan rumah tangga.

Apalagi, keharusan untuk #dirumahaja di tengah pandemi virus corona, membuat banyak orang memilih memasak sendiri makanannya ketimbang membeli makanan dari resto.

Selama kamu dalam kondisi sehat, bukan termasuk golongan lanjut usia atau seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, belanja bahan makanan masih dapat dilakukan dengan aman.

Baca juga: Virus Corona Juga Mengubah Kebiasaan Orang Berbelanja...

Meski demikian ada beberapa panduan yang sebaiknya diikuti sebelum, selama, dan setelah perjalanan berbelanja ke supermarket.

Sebagai permulaan, makanan bukanlah musuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Secara umum, tempat-tempat yang menjual makanan terprogram untuk sanitasi dan kebersihan," kata Celine Beitchman, direktur nutrisi di Institute of Culinary Education seperti yang dilansir dari TODAY Food.

Pejabat kesehatan belum menyebut makanan sebagai sumber penularan, tetapi karena virus menyebar melalui kontak manusia dan dapat hidup di permukaan tertentu selama berjam-jam, atau bahkan berhari-hari, penting untuk meminimalkan titik kontak sebanyak mungkin, terutama di sebagian besar tempat umum, seperti supermarket.

Kapan waktu terbaik untuk berbelanja?

Biasanya, orang akan berbelanja pada pagi hari atau malam hari. Namun, dalam situasi saat ini di mana banyak orang tinggal di rumah dan bekerja dari rumah, sepertinya berbelanja bisa dilakukan kapan saja.

Jika kamu pergi berbelanja di pagi hari, kamu kemungkinan memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan apa yang kamu cari. Karena rak umumnya masih penuh saat pagi hari.

Namun, jika kamu memilih pergi berbelanja pada malam hari, kemungkinan lebih sedikit orang yang ada di supermarket, tapi rak-rak mungkin juga sudah lebih kosong.

Baca juga: Mungkinkah Tertular Virus Corona dari Pembungkus Paket Belanja Online?

 

Apa yang harus dilakukan sebelum pergi?

Sementara kita sebagai pembeli tidak dapat mengontrol siapa yang akan kita temui di toko, kita dapat membuat segalanya lebih mudah - dan lebih aman - dengan mempersiapkan terlebih dahulu.

Sekarang sangat penting, kata Beitchman untuk membuat daftar apa yang akan kita masak dan makan untuk hari-hari mendatang.

Berdasarkan daftar yang telah disesuaikan dengan anggaran, buatlah daftar belanja. Dan jangan hanya mengandalkan bahan makanan tahan lama.

"Makanan tanpa pengawet, seperti buah dan sayuran menyediakan banyak nutrisi yang mendukung kesehatan seluruh tubuh, termasuk sistem kekebalan yang kuat," kata Beitchman.

Selain itu, pastikan untuk membawa tisu pembersih dan pembersih tangan ke toko.

Jangan bawa seluruh keluarga

Untuk mempersingkat aktivitas belanja, batasi jumlah orang yang kamu bawa, bahkan akan lebih baik jika kamu pergi sendiri.

Jika memungkinkan, jangan membawa anak-anak. Biarkan mereka tetap belajar di rumah, kecuali mereka cukup besar untuk membantu kamu berbelanja dan dapat dipercaya untuk menjauhkan tangan mereka dari wajah selama proses berbelanja.

Baca juga: Melindungi Diri saat Ke Luar Rumah untuk Cegah Virus Corona

Siapkan pembersih

Saat tiba di supermarket, gunakan lap pembersih untuk menggosok bagian yang disentuh banyak orang, seperti pegangan keranjang dan pegangan troli.

Gunakan pembersih tangan, atau cuci tangan, segera setelah keluar dari jalur pembayaran.

Tetap fokus dan waspada

"Saya pikir strategi terbaik adalah membatasi waktu di supermarket sebanyak mungkin," kata Amanda J. Deering, asisten profesor klinis di Departemen Ilmu Makanan di Universitas Purdue.

Bagian dari membatasi waktu seseorang di supermarket, berarti memahami tata letak umum setiap lorong dan mengetahui di mana semuanya berada.

“Biasanya, produk tahan lama, seperti makanan olahan dan susu disimpan di lorong bagian pinggir, sementara produk pembersih berada di lorong tengah,” kata Beitchman.

Rencanakan untuk memulai dengan produk yang tidak mudah rusak di daftar belanja yang telah kamu buat.

Baca juga: Benarkah Uang Kertas Bisa Sebarkan Virus Corona?

Berbelanja dengan mata, bukan jari

Deering mengatakan, area paling berisiko adalah yang memiliki barang-barang yang paling banyak disentuh orang, seperti salad bar - yang sebaiknya dihindari saat ini dan bagian produksi.

"Jadikan ini perhentian terakhir saat ke supermarket untuk menghindari transfer virus corona, jika memungkinkan, lebih baik pergi ke area lain," katanya.

Biasanya, memilih produk melibatkan jari untuk menyentuh untuk mendapatkan tingkat kematangan yang diinginkan, tetapi saat ini yang terbaik adalah menghindari menyentuh apa pun yang tidak perlu dan gunakan mata untuk menentukan mana yang segar. Misalnya, hindari makanan segar dengan memar atau bintik-bintik cokelat.

Jika makanan tersebut dalam kemasan plastik, berhati-hatilah untuk menyentuhnya, hanya sentuh yang benar-benar ingin kamu ambil.

"Jika kamu memiliki gangguan imun tubuh, pertimbangkan untuk membeli produk yang sudah dikemas yang kemungkinan telah menjalani standar sanitasi yang ketat di tempat pengemasan," tambah Beitchman.

Ia juga menyarankan memasak sendiri sayuran mentah untuk mengurangi risiko kontaminasi.

Baca juga: Tak Perlu Panic Buying, Ini Daftar Stok Makanan yang Diperlukan

Jangan menimbun

Kecuali jika kamu berbelanja untuk banyak orang, membeli makanan seharga satu tahun tidak hanya akan menyebabkan pemborosan, tetapi juga akan menyebabkan kesulitan bagi orang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.

Kecuali jika keluargamu harus menjalani karantina, kamu bisa membeli makanan yang cukup untuk bertahan selama dua minggu sekaligus.

Ketika sampai di rumah

Setelah mencuci tangan dan membersihkan diri, jangan lupa mencuci semua produk yang kamu beli. Belum ada kasus Covid-19 yang dilaporkan ditularkan dengan menelan makanan, tetapi virus mungkin hidup di permukaan.

Ketika kamu sampai di rumah, gosok produk berkulit keras dengan sikat sayur berbulu lembut, menggunakan sedikit sabun dan air hangat.

Sedangkan jenis produk lain, seperti buah-buahan atau sayuran berdaun, dapat direndam selama sekitar 15 menit dalam air sabun. Pastikan untuk membilasnya secara menyeluruh sebelum dikonsumsi.

Jika kamu membawa barang-barang ke rumah dalam tas yang dapat digunakan kembali, pastikan untuk membersihkannya secara menyeluruh, atau segera mencucinya, setelah kembali ke rumah.

Baca juga: Lakukan ini Sesampai di Rumah Setelah Bepergian di Tengah Wabah Corona

 



Sumber Today
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X