10 Tips Agar Startup Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 30/03/2020, 10:31 WIB
ilustrasi belanja online Shutterstockilustrasi belanja online

KOMPAS.com – Coronavirus Disease ( Covid-19) yang melanda dunia, termasuk Indonesia, membuat Pemerintah menyerukan dilakukannya kebijakan work from home (WFH) atau bekerja di rumah.

Bagi sebagian pengusaha, kondisi seperti saat sekarang menjadi pukulan sekaligus tantangan.

Bahkan, sejak masa WFH dimulai, tak sedikit pengusaha yang mengeluhkan angka penjualan yang turun, orang-orang menjadi tak bisa produktif, hingga proyek yang batal.

Baca juga: 7 Usulan untuk Jokowi Agar RI Terhindar dari Krisis Akibat Corona

Bahkan, terdapat bayang-bayang resesi ekonomi yang bisa terjadi di Indonesia setelah virus corona ini berakhir.

Direktur Inkubator Bisnis The Greatur Hub Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB), Dina Dellyana, membagikan tips agar startup bisa tetap tumbuh.

“Saya membaginya menjadi dua. Strategi ke dalam dan keluar perusahaan,” ujar Dina saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/3/2020) kemarin.

Strategi ke dalam perusahaan, dibagi ke dalam lima hal.

1. Pastikan Kinerja dan Produktivitas WFH

Dina mengatakan, tidak semua pekerjaan bisa bekerja di rumah. Untuk itu, pelaku startup baiknya mendesain ulang target baru dalam mingguan, serta meredefinisi arti kata “selesai”.

Lalu, lakukan desain ulang cara melaporkan pekerjaan. Pilihlah bentuk laporan yang lebih efektif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X