Mengintip Peluang "Talent" Industri Kreatif di Indonesia

Kompas.com - 30/03/2020, 14:21 WIB
. Shutterstock.

KOMPAS.com - Kebutuhan sumber daya manusia ( SDM) atau talent di sektor industri kreatif sangat tinggi.

Hal itu disampaikan CEO Vokraf -platform edukasi online, Fina Silmi saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Fina menyebut, perusahaan animasi membutuhkan 3.000-4.000 SDM. Namun belum banyak orang Indonesia yang berpengalaman di bidang ini.

"Jadinya, dari 4.000 kebutuhan, yang terpenuhi baru 300 orang. Sisanya, diambil dari luar Indonesia," kata dia.

Baca juga: LaSalle College Jakarta Buka Program Manajemen Industri Kreatif

Kejadian seperti ini juga terjadi di bidang lainnya.

Latar belakang itu pula yang mendorong lulusan SBM ITB ini mendirikan Vokraf.

Industri kreatif memiliki beragam persoalan mulai dari modal hingga talent.

“Nah, kita fokusnya di talent. Saat ini, kebutuhan industri kreatif pada talent tinggi,” tutur dia.

Untuk itu, Vokraf bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan talent. Kemudian, dibuatkan kurikulum yang dibutuhkan industri tersebut.

“Kami membuat kurikulum yang efektif. Kurikulum ini kemudian dikembangkan menjadi video pembelajaran."

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X