Kompas.com - 01/04/2020, 10:43 WIB
. SHUTTERSTOCK.

"Coba pikirkan untuk menggunakan kaus katun tebal atau kain tebal," kata Linsey Marr, ilmuwan Virginia Tech,  yang juga pakar dalam penularan virus di udara.

Di sisi lain, beberapa orang menyarankan menggunakan bandana, kainnya biasanya sangat tipis sehingga kemungkinan akan memberikan sedikit perlindungan.

Namun kondisi itu bisa disiasati dengan menggandakan atau melipat tiga kain bandana sebelum digunakan.

Senada dengan itu, Dr. Soe-Lin mengaku percaya manfaat tambahan dari masker adalah sebagai pengingat untuk tidak menyentuh wajah, yang menjadi cara utama penyebaran virus corona.

Baca juga: Bukan Masker, Ini yang Harus Kamu Beli di Tengah Wabah Virus Corona

Selain itu, -apa pun jenis masker yang digunakan, jika kita kerap memperbaiki pemasangannya dengan menggunakan tangan, maka efektivitasnya akan terus berkurang.

Apa pun maskernya, kata Soe-Lin, selalu lepaskan lewat tali atau pengait di telinga. Jangan pernah menarik dari bagian yang menutupi wajah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soe-Lin mengaku sudah menggunakan masker kain selama tiga minggu, dengan mencuci dan mengeringkannya secara teratur.

Jika kita hanya memiliki satu masker, maka kita dapat mencuci di malam hari, untuk kembali memakainya keesokan hari.

"Tapi kalau masker itu basah atau lembap saat kita memakainya, maka perlindungannya kurang efektif," kata dia.

Pandangan tentang ini pun disampaikan Robert Hecht, Profesor di Yale School of Public Health.

"Dalam situasi darurat ini, kita tampaknya sulit untuk berdebat untuk tidak menutupi wajah. Kita berpotensi mengalami sejumlah infeksi, dan bisa ditangkal dengan menggunakan masker," sebut dia.

Oh iya, jika kita memutuskan untuk mulai mengenakan masker, maka pembiasaan diri yang harus juga diperhatikan.

Baca juga: Sering Pakai Masker? Simak Tips Agar Tak Picu Jerawat

Masker bisa membuat kita menjadi panas dan tidak nyaman, lalu muncul kabut di kacamata. Namun, menariknya ke atas dan ke bawah bakal mengalahkan tujuan pemakaiannya -apa pun jenis maskernya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.