Pakai Masker Kain Bisa Bantu Cegah Virus Corona

Kompas.com - 01/04/2020, 12:24 WIB
Farida Intan Sari (39), seorang penjahit hijab dari Dusun Gondosuli, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur menunjukkan masker kain buatannya yang siap dibagikan gratis bagi yang membutuhkan. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIFarida Intan Sari (39), seorang penjahit hijab dari Dusun Gondosuli, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur menunjukkan masker kain buatannya yang siap dibagikan gratis bagi yang membutuhkan.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sejumlah otoritas kesehatan berulang kali memberikan pernyataan bahwa selain tenaga kesehatan yang berinteraksi dengan pasien virus corona, pemakaian masker hanya diperlukan bagi individu yang sedang sakit.

Disebutkan bahwa masyarakat yang sehat tidak perlu menggunakannya ketika beraktivitas sehari-hari, namun cukup menjaga kebersihan diri.

Tenaga kesehatan perlu mengenakan masker karena berinteraksi secara rutin dengan pasien-pasien yang sakit dan seringkali perlu berinteraksi dalam jarak dekat untuk prosedur medis penting. Kondisi ini membuat mereka berisiko tinggi terpapar partikel virus.

Namun, angka infeksi virus terus meluas. Di saat yang sama, ada sejumlah masyarakat yang masih bekerja di luar rumah dan tidak bisa menghindari transportasi publik atau interaksi dengan orang lain.

Bagi orang-orang tersebut, penggunaan masker secara rutin mungkin perlu dilakukan. Meski begitu, individu yang sehat diimbau untuk tidak menimbun masker bedah dan N95 karena stok di pasaran yang semakin menipis.

Masker-masker tersebut lebih dibutuhkan oleh para pekerja kesehatan.

Baca juga: Cerita Inem, Berbagi Masker dan Sembako untuk Pekerja Jalanan Jogja

Para peneliti menemukan semakin banyak kasus asimptomatik muncul dibandingkan pada periode awal pandemik.

Data yang dikumpulkan oleh Pemerintah Cina mengindikasikan bahwa sepertiga orang yang teridentifikasi positif virus corona bisa menjadi silent carrier, seperti dilaporkan oleh South China Morning Post.

Tes penyebaran pada Diamond Princess juga menunjukkan bahwa setengah kasus positif di kapal tersebut tidak menunjukkan gejala.

Sebuah laporan baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang diterbitkan Jumat lalu juga menunjukkan bahwa beberapa penghuni fasilitas perawatan di King County, Washington, tidak memiliki gejala, atau memiliki gejala yang sangat ringan setelah mereka dipastikan terinfeksi virus corona.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X