Kompas.com - 01/04/2020, 19:04 WIB
Ilustrasi. shutterstockIlustrasi.

 

Jangan gunakan terlalu banyak pasta gigi

Penelitian itu juga menemukan, banyak anak yang menggunakan terlalu banyak pasta gigi.

Karena anak-anak terkadang menelan pasta gigi mereka dan menelan terlalu banyak dapat menyebabkan kondisi yang disebut fluorosis.

Fluorosis menyebabkan endapan pada gigi yang sedang berkembang, menyebabkan lubang, dan perubahan warna - dan noda tersebut bersifat permanen.

Karena alasan ini, pasta gigi berfluoride tidak direkomendasikan untuk anak di bawah usia 2 tahun.

Baca juga: Seberapa Sering Harus Mengganti Sikat Gigi?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Begitu anak-anak berusia 2 tahun, kami sarankan mereka menggunakan jumlah pasta gigi yang seukuran sebutir beras," kata Dr. Giuliano.

"Antara usia 3 dan 6, mereka hanya boleh menggunakan pasta gigi berfluoride seukuran kacang polong pada sikat gigi."

Giuliano menambahkan, menggunakan pasta gigi dalam jumlah yang sesuai setiap kali menyikat gigi akan membuat anak-anak tetap aman, bahkan jika mereka secara tidak sengaja menelan sedikit pasta gigi.

Baca juga: Trik Nadia Mulya, Menyikat Gigi Jadi Momen Fun untuk Anak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.