Nasib Tren Sneakers Tanah Air di Tengah Pandemi Corona

Kompas.com - 04/04/2020, 18:50 WIB
Booth Uncharted menjadi salah satu yang paling diburu oleh pengunjung Urban Sneaker Society 2019. KOMPAS.com/Nabilla TashandraBooth Uncharted menjadi salah satu yang paling diburu oleh pengunjung Urban Sneaker Society 2019.

KOMPAS.com - Dunia mode turut merasakan dampak dari pandemi Covid-19, termasuk industri sneakers.

Dalam skala global -misalnya, selama dua minggu terakhir terjadi penundaan peluncuran sejumlah sneakers.

Bahkan, Sneaker Con, salah satu event sneakers terbesar di dunia yang rencananya digelar pertengahan Maret ini, juga terpaksa ditunda.

Baca juga: Sneaker Nike Blazer Mid ‘77 Pakai Swoosh Kulit Ular Merah-Biru

Lalu, beberapa toko pakaian olahraga yang menjual sepatu juga menutup gerainya di negara-negara terdampak virus corona, mulai dari Nike, Adidas, Under Armour, dan lainnya.

Begitu pula di Tanah Air, event sneakers pun ditunda untuk sementara waktu.

"Kami ada dua event offline yang harus di-cancel. Tapi kan enggak ada yang mau begini, kita semua kena efeknya."

Begitu kata Co-founder Urban Sneaker Society Jeffry Jouw dalam sesi live talks TAYTB Live Stream Fest, Sabtu (4/4/2020).

Meski begitu, sejumlah agenda dan bisnis sneakers sebetulnya tetap berjalan seperti sebelumnya.

Baca juga: Dari Kacamata hingga Sneaker, Gerakan Brand Lokal Memerangi Corona

Beberapa label bahkan tetap melangsungkan rilis koleksinya Maret lalu.

Adidas, misalnya, tetap merilis Yeezy Boost 380, dan sneaker kolaborasinya bersama Pharell Williams.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X