Kompas.com - 05/04/2020, 18:26 WIB
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang.

Ia mengatakan, walau disebut ada tiga zona kondisi psikologis dalam pandemi Covid-19, tapi bukan berarti pergerakannya linear.

Tidak berarti seseorang akan masuk ke zona ketakutan dulu, lalu berkembang jadi belajar, dan akhirnya bertumbuh.

“Ini bukan sebuah tahapan, tapi ingin menunjukkan kita ada di posisi mana. Saya misalnya, tidak pernah di zona ketakutan, saya langsung ada di zona bertumbuh,” ujar dosen psikologi kesehatan di Fakultas Psikologi Universitas Tarumanegara Jakarta ini.

Kendati demikian, orang-orang yang berada di zona ketakutan, menurut Sandi, adalah hal yang wajar.

“Adalah wajar jika kita ada di zona ketakutan karena kita berhadapan dengan kemungkinan kematian, baik itu kematian saya atau orang yang saya cintai. Sangat manusiawi jika kita takut,” ujarnya.

Baca juga: Waspadai Gejala Kecemasan Selama Pandemi Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.