Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Menjadi Pribadi yang Resilien di Tengah Pandemik Covid-19

Kompas.com - 05/04/2020, 19:49 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Bagaimana caranya untuk menjadi orang yang resilien dengan situasi saat ini? Salah satu caranya adalah dengan mengenali protective factor yang kita miliki.

Protective factor merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut faktor penyeimbang atau faktor yang melindungi individu dari faktor yang memunculkan resiko pada individu (Riley & Masten, 2005).

Faktor ini bisa berasal dari dalam diri individu sendiri ataupun dari luar diri individu. Protective factor yang berasal dari dalam diri individu misalnya kemampuan regulasi emosi, kemampuan intelektual individu, konsep diri yang positif, dan kemampuan menyelesaikan masalah.

Adapun protective factor dari luar diri individu misalnya dukungan dari keluarga, komunitas, masyarakat bahkan negara.

Situasi pandemik Covid-19 ini membuat orang lupa bahwa sebetulnya mereka memiliki banyak faktor yang dapat membantu mereka mampu mengatasi situasi ini.

Sebagai contoh, faktor eksternal yang bisa menjadi faktor protektif buat kita dalam situasi ini adalah kebijakan dan imbauan dari pemerintah untuk masyarakat supaya menjaga pola hidup sehat, melakukan physical distancing, mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir selama 20 detik, dan lain sebagainya.

Imbauan yang aktif dari para pemuka masyarakat di lingkungan, kesiap siagaan tenaga medis, penelitian-penelitian ilmiah untuk membuat vaksin yang masih giat dilakukan membawa harapan bahwa kita akan mampu mengatasi kondisi ini.

Dari dalam diri kita tentu banyak juga faktor pelindung yang bisa membantu untuk mengatasi situasi saat ini.

Contohnya adalah kepatuhan akan imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah, beribadah dari rumah, serta belajar dari rumah.

Keyakinan bahwa ini bisa diatasi, perasaan bahagia berkumpul bersama keluarga, kemampuan memilih informasi yang tepat, tentu semua ini dapat membantu kita untuk menjalani keseharian di situasi saat ini tanpa mengalami kecemasan berlebihan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.