Tidur Lebih Nyenyak dan Bebas Mimpi Buruk di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 06/04/2020, 21:25 WIB
Ilustrasi tidur. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tidur.

KOMPAS.com - Tak bisa dipungkiri pandemi Covid-19 membuat kita merasa stres, dan itu terbawa sampai kita tidur.

Dari mimpi buruk hingga meningkatnya insomnia, banyak orang mengalami kesulitan tidur sekarang.

"Hal ini masuk akal, karena kita tetap terkoneksi untuk terjaga dalam menghadapi bahaya."

Baca juga: Tipe Kepribadian yang Rentan Kecemasan Selama Pandemi Covid-19

Demikian kata Jennifer Martin, psikolog klinis dan anggota American Academy of Sleep Medicine, serta profesor kedokteran di David Geffen School of Medicine di UCLA, kepada CNBC Make It.

"Dengan begitu, adalah hal yang normal berjuang saat tidur pada situasi yang sulit."

Dilansir dari CNBC, Martin mengatakan, tantangan saat ini adalah ancaman pandemi global yang belum tampak terlalu nyata.

Seringkali saat orang mengalami stres, kualitas tidur mereka akan membaik ketika masalah terselesaikan.

Namun tidak jelas kapan pandemi Covid-19 akan berakhir, dan hidup kembali normal seperti sebelumnya.

"Kita berada di masa, di mana orang-orang berisiko mengembangkan kebiasaan yang mungkin menyulitkan kualitas tidur mereka untuk kembali normal," kata Martin.

Baca juga: Yuk, Atasi Siklus Tidur yang Kacau karena Work From Home

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X