Kompas.com - 07/04/2020, 21:16 WIB

Untuk saat ini, semua pengujian dan pengembangan produk telah dihentikan sementara di Lighthouse, sehingga tim Under Armour dapat memusatkan perhatian penuh pada pembuatan peralatan medis.

Namun perubahan ini bukan tanpa masalah, karena Under Armor terkena dampak dari penurunan ekonomi global akibat virus corona.

Perusahaan mengumumkan mereka akan memberhentikan sementara karyawan di 188 toko di Amerika Utara, yang telah ditutup sejak 16 Maret, serta sekitar 600 karyawan di pusat distribusi.

Sementara itu, para eksekutif akan menerima pemotongan gaji sebesar 25 persen.

"Meskipun Lighthouse bukanlah fasilitas produksi massal, tiap mesin memiliki kapasitas untuk memenuhi pesanan pasokan yang besar," kata Snoke.

Baca juga: Label Tas Lokal Dowa Produksi Masker Kain 3 Lapis hingga APD

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.