Kompas.com - 08/04/2020, 08:19 WIB
Sekelompok perawat yang mengenakan pakaian pelindung diri, berpose bersama sebelum bekerja untuk shift malam mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Jumat (13/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona. AFP/PAOLO MIRANDASekelompok perawat yang mengenakan pakaian pelindung diri, berpose bersama sebelum bekerja untuk shift malam mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Jumat (13/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona.

Selama berminggu-minggu, kata Maletta, dia tetap mengisolasi diri di rumah.

Dua pemuda, Lorenzo dan Edoardo Zerbini berinisiatif membantu Maletta dengan pergi ke apotek setempat dan membeli obat untuknya.

Keduanya mengenakan masker, tanda pengenal, dan menjaga jarak.

Ketika lockdown dimulai di wilayah Lombardy pada 8 Maret, Lorenzo sedang dalam proses penyerahan disertasi.

Baca juga: Melihat Bros Hijau Toska Ratu Elizabeth Saat Pidato Pandemi Corona

Sedangkan saudaranya, Edoardo bekerja di sebuah dealer mobil dan terpaksa menggunakan semua cutinya.

Memiliki banyak waktu luang, mereka memutuskan untuk mengabdikan diri kepada orang-orang yang paling rentan terinfeksi virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebanyak 300 sukarelawan adalah pelajar atau pemuda yang kehilangan pekerjaan, kata Marco La Trecchina, koordinator proyek untuk organisasi Emergency, yang melatih para sukarelawan dan memberi pengawasan logistik.

Inisiatif ini telah diterima dengan baik di Italia, sehingga ratusan orang mendaftar ke Emergency.

Ada sekitar 300 orang berada dalam daftar tunggu agar tidak terlalu banyak orang keluar rumah.

Sedangkan, 50 sukarelawan tinggal di rumah, menjahit masker wajah untuk dibagikan kepada sesama sukarelawan.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Time
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.