Kompas.com - 08/04/2020, 09:29 WIB
. Freepik.

Hal ini terutama terjadi ketika tidur seseorsng menghasilkan mimpi.

"Lingkungan seperti saat ini adalah hal baru dan kita mencari tahu apa di dalamnya," kata Grandner.

Baca juga: Tidur Siang Bikin Badan Gampang Gemuk, Benarkah?

2. Stres menjadi satu

Bagaimana otak memproses stresor juga dapat menyebabkan kita tidur lebih nyenyak, bukan insomnia.

Direktur Nutrisi Kinerja untuk Precision Nutrition, Brian St. Pierre banyak menulis tentang efek baik dan buruk dari stres terhadap tubuh.

Ia menjelaskan, pada hari-hari normal, stres datang dari berbagai arah, sedangkan saat ini kita sama-sama ditarik ke satu arah yang sama.

Dengan kata lain, kekhawatiran-kekhawatiran kecil semua menjadi tidak ada, dan berganti dengan satu pikiran besar, yakni "bagaimana virus corona memengaruhi saya, keluarga, dan dunia?".

Padahal, sebelumnya pertanyaan yang muncul hanya -misalnya, "bagaimana agar presentasi besok berjalan baik?", "apa yang harus aku berikan sebagai kado ulang tahun ibu?", atau "siapa saja teman kantor yang akan diajak nonton film besok?".

St Pierre menambahkan, otak kita tidak pandai mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu atau multitasking.

Baca juga: 6 Alasan Kamu Harus Cuci Muka Sebelum Tidur

Maka kecemasan yang menjadi satu itulah yang mungkin lebih mudah membuatmu tidur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X