Kompas.com - 08/04/2020, 10:59 WIB

“Untuk orang-orang yang memang sering bepergian karena kebiasaan, lalu sekarang ini terus mengeluh, pasti warganet akan membungkam mereka. Kita harus tetap tinggal di rumah untuk menyelamatkan nyawa,” kata jurnalis travel dan penulis Lonely Planet, Valerie Stimac.

Beberapa influencer juga mengeluh penghasilan mereka menurun drastis selama wabah ini.

Baca juga: Maskapai Penerbangan Nasional Mulai Rumahkan Karyawan

Menurut Brein, ada perbedaan antara pecandu traveling dengan orang yang senang liburan.

Pecandu traveling ini biasanya memiliki ciri punya rasa takut lebih rendah, berani mengambil risiko, selalu mencari kebaruan, gampang bersosialisasi dan ekstrovert, punya energi tinggi, serta selalu mencari kesenangan atau hedonistik.

Keterampilan baru

Yang terdampak oleh pandemi Covid-19 memang bukan hanya industri travel. Namun, menurut Stimac, jika selama ini Anda hidup dari industri ini, maka masa “istirahat” ini merupakan waktu yang tepat untuk mempelajari ilmu dan keterampilan baru.

“Sebagai contoh, saya sedang butuh skill baru agar bisa bertahan di industri travel yang berubah sangat cepat,” kata Stimac.

Ia menggunakan waktu di rumah saja untuk belajar membangun situs, promosi online dan SEO, serta cara mengedit video dan foto. Menurutnya, seorang penulis travel sangat butuh kemampuan digital di era traveling modern.

Baca juga: Bosan di Rumah Saja? Yuk Keliling Dunia dengan Tur Virtual

Seekor anjing berjalan di kawasan wisata Pantai Pandawa yang ditutup sementara di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Pengelola sejumlah destinasi pariwisata di wilayah Kabupaten Badung seperti Pantai Pandawa, kawasan Garuda Wisnu Kencana, Hutan Kera Sangeh serta Taman Ayun mulai menghentikan operasionalnya sementara sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 atau Virus Corona.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Seekor anjing berjalan di kawasan wisata Pantai Pandawa yang ditutup sementara di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Pengelola sejumlah destinasi pariwisata di wilayah Kabupaten Badung seperti Pantai Pandawa, kawasan Garuda Wisnu Kencana, Hutan Kera Sangeh serta Taman Ayun mulai menghentikan operasionalnya sementara sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 atau Virus Corona.

Penulis dan juga sutradara Leon McCarron juga berusaha mencari sisi positif dari kebijakan karantina yang diterapkan oleh otoritas.

“Dulu saya selalu bilang pada semua orang bahwa beberapa tahun lagi akan menulis buku. Saya rasa ini mungkin adalah saatnya,” katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.