Vogue Italia Tampilkan Sampul Kosong sebagai Reaksi terhadap Pandemi

Kompas.com - 09/04/2020, 11:05 WIB
Majalah Vogue Italia edisi April 2020 tampil dengan sampul tanpa gambar. Via HighsnobietyMajalah Vogue Italia edisi April 2020 tampil dengan sampul tanpa gambar.

KOMPAS.com - Majalah Vogue Italia edisi April 2020 menampilkan sampul depan yang mengundang pertanyaan bagi banyak orang.

Pasalnya, sampul depan majalah tersebut tidak menampilkan gambar apa pun, kecuali tulisan Vogue Italia di bagian atas, dengan latar belakang sampul yang seluruhnya berwarna putih.

Hal ini adalah tanggapan mereka terhadap pandemi Covid-19 yang menyebar di seluruh dunia.

Baca juga: Pertama Kali, Meghan Markle Jadi Editor untuk Vogue Inggris

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

In its long history stretching back over a hundred years, Vogue has come through wars, crises, acts of terrorism. Its noblest tradition is never to look the other way. Just under two weeks ago, we were about to print an issue that we had been planning for some time, and which also involved L’Uomo Vogue in a twin project. But to speak of anything else – while people are dying, doctors and nurses are risking their lives and the world is changing forever – is not the DNA of Vogue Italia. Accordingly, we shelved our project and started from scratch. The decision to print a completely white cover for the first time in our history is not because there was any lack of images – quite the opposite. We chose it because white signifies many things at the same time. White is first of all respect. White is rebirth, the light after darkness, the sum of all colours. White is the colour of the uniforms worn by those who put their own lives on the line to save ours. It represents space and time to think, as well as to stay silent. White is for those who are filling this empty time and space with ideas, thoughts, stories, lines of verse, music and care for others. White recalls when, after the crisis of 1929, this immaculate colour was adopted for clothes as an expression of purity in the present, and of hope in the future. Above all: white is not surrender, but a blank sheet waiting to be written, the title page of a new story that is about to begin. #imagine #FarAwaySoClose #WhiteCanvas --- Full credits: Editor in chief @Efarneti Creative director @ferdinandoverderi

Sebuah kiriman dibagikan oleh Emanuele Farneti (@efarneti) pada 7 Apr 2020 jam 10:00 PDT

Emanuele Farneti, editor in chief Vogue Italia memberikan konfirmasi terkait sampul depan majalah di akun Instagram miliknya.

Menurutnya, meski mereka sudah memiliki beberapa karya untuk dijadikan sampul, hal itu ditangguhkan demi memberikan respons yang lebih tepat terhadap peristiwa terkini.

"Untuk berbicara tentang hal lain, ketika orang sekarat, dokter dan perawat mempertaruhkan hidup mereka dan dunia berubah selamanya, itu bukan DNA Vogue Italia," tulis Farneti dalam unggahannya.

Farneti mengatakan, sampul putih mewakili rasa hormat, kelahiran kembali, seragam petugas kesehatan yang bekerja mempertaruhkan nyawa mereka, serta halaman kosong untuk awal yang baru.

Seperti yang tersirat pada sampul Vogue Italia, industri fashion terdampak oleh pandemi Covid-19, dan banyak merek menghentikan produksi mereka untuk berfokus ke produksi masker dan alat pelindung.

Dilaporkan, ada penurunan tajam dalam pendapatan untuk beberapa perusahaan mewah ternama seperti LVMH.

Baca juga: Mantan Editor Vogue Jadi Penata Gaya Kate Middleton

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X