Kompas.com - 12/04/2020, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Banyak negara di berbagai belahan dunia kini tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Situasi ini membuat kita menghabiskan sebagian besar waktu hanya di rumah.

Sejumlah aktivitas yang sebelumnya dilakukan di luar ruangan pun terpaksa ditunda, atau dilakukan dengan format berbeda, termasuk momen perayaan Paskah.

Tapi, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menikmati momen spesial ini, -tentunya, dengan tetap mengikuti protokol keselamatan di tengah pandemi.

Baca juga: Kisah Penyintas Kanker Berjuang Melewati Masa Pandemi Covid-19

"Kita harus tetap membuat ini menjadi momen spesial, terutama bagi anak-anak kita, karena mereka akan menyampaikannya kepada anak cucu kelak."

Bagitu kata ibu lima anak, yang juga mantan member TLC parenting show, Audrey McClelland, seperti dilansir laman USA Today.

Bagi kamu yang masih mencari kegiatan menarik untuk merayakan Paskah saat ini, berikut cara yang mungkin bisa kamu coba:

1. Tetap libatkan kakek dan nenek secara aman

Orang lanjut usia adalah kelompok yang berisiko paling tinggi mengalami komplikasi dari infeksi virus corona.

Namun, kamu masih tetap bisa melibatkan mereka dalam momen perayaan ini.

Baca juga: Umat Katolik Diminta Rayakan Paskah di Rumah secara Online

Misalnya, dengan cara mengantarkan sekeranjang telur paskah ke depan pintu rumah mereka.

Namun, Co-owner rumah produksi Sterling Social, Erin Sprinkel merekomendasikan agar telur-telur tersebut juga disemprot cairan disinfektan terlebih dahulu ketika diantar.

Jangan lupa pula untuk menjaga jarak setidaknya dua meter.

Selain itu, kamu bisa memakai aplikasi komunikasi video -Zoom misalnya, untuk berbincang bersama kakek dan nenek atau mungkin orangtuamu jika tinggal di rumah berbeda.

Kamu juga bisa menggelar sesi makan bersama mereka sambil berbincang melalui Zoom.

Pesanlah makanan kesukaanmu untuk membuat momen ini menjadi lebih menyenangkan.

Jangan lupa mengatur siapa yang akan memimpin jalannya sesi makan, sebab komunikasi melalui Zoom akan tampak terlalu ramai jika semua orang bicara.

2. Permainan kreatif

Permainan berburu telur paskah biasanya dilakukan di luar ruangan dengan melibatkan beberapa keluarga.

Namun, tahun ini kamu bisa mengubahnya menjadi kegiatan dalam ruangan.

3. Dekorasi rumah

Dekorasi rumah juga bisa menjadi kegiatan menarik, terutama bagi anak-anak.

Baca juga: Kejutan Video Call dari Kate dan William di Masa Libur Paskah

Jika beberapa perlengkapan tidak tersedia di rumah, kamu masih bisa membelinya lewat toko online atau memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah.

4. Ikuti layanan ibadah virtual

Banyak gereja menyelenggarakan layanan ibadah secara virtual di tengah pandemi Covid-19 ini.

Cobalah mengecek situs-situs gereja terdekatmu, apakah mereka menyediakan layanan ibadah online atau tidak.

5. Menemukan tradisi baru

Situasi ini mungkin baru bagi kita semua.

McClelland merekomendasikan agar kita menerima perbedaan ini dan menambah tradisi perayaan paskah yang baru, misalnya membuat menu-menu makanan penutup baru yang belum kamu nikmati sebelumnya.

Baca juga: Merayakan Paskah dengan Damai Cinta dan Kasih Keluarga

Jodi Durr, sosok di balik blog Meaningful Mama mengingatkan kembali, pandemi ini tidak mengganti esensi paskah sebagai momen untuk melihat arti yang lebih mendalam dalam hidup.

"Kita tetap bisa melanjutkannya dengan merayakan arti yang mendalam di balik momen ini. Itulah yang kita lakukan ketika paskah," kata Durr.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber USA Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.