Kompas.com - 14/04/2020, 09:24 WIB
Angela Primachenko saat keluar dari ruang perawatan intensif Covid-19. Dalam kondisi koma karena terinfeksi Covid-19, Angela berhasil melahirkan putri keduanya. Instagram @angela_primoAngela Primachenko saat keluar dari ruang perawatan intensif Covid-19. Dalam kondisi koma karena terinfeksi Covid-19, Angela berhasil melahirkan putri keduanya.

KOMPAS.com - Angela Primachenko (27) merasakan keajaiban karena melahirkan ketika dirinya dalam keadaan koma akibat terjangkit virus corona.

Ketika dites positif Covid-19 pada 24 Maret lalu, kandungan Primachenko berusia 33 minggu atau lebih dari delapan bulan.

Saat itu, dia merasakan demam dan gejala lainnya. Delapan hari kemudian, perempuan asal Vancouver, Washington, Amerika Serikat itu harus dipasangi ventilator, dan dalam keadaan koma.

Baca juga: Penderita Covid-19 yang Sembuh Bisa Terinfeksi Lagi?

Pada saat yang sama, dia melahirkan putrinya setelah para dokter di Pusat Medis Salmon Creek Legacy menginduksi persalinan.

Hal itu dilakukan untuk memberi Primachenko lebih banyak kesempatan berjuang melindungi putrinya.

Ventilator dilepas pada 6 April lalu, dan ia menyadari bayinya telah lahir. "Aku merasa seperti mendapatkan keajaiban," kata Primachenko kepada laman Today.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angela Primachenko berjuang melahirkan di tengah keadaan koma karena Covid-19. Foto dibagikan oleh saudari kembarnya yang juga memohon doa melalui Instagram untuk kesembuhan Primachenko.Instagram @oksanaluiten Angela Primachenko berjuang melahirkan di tengah keadaan koma karena Covid-19. Foto dibagikan oleh saudari kembarnya yang juga memohon doa melalui Instagram untuk kesembuhan Primachenko.

Ia sudah keluar dari rumah sakit sejak Sabtu kemarin, namun ia belum bisa menggendong putrinya, Ava, yang masih berada di unit perawatan intensif neonatal (NICU).

Tetapi, Primachenko telah melihatnya melalui aplikasi FaceTime, dan putrinya telah dites negatif Covid-19.

Suaminya David dan putri sulung mereka, Emily (11 bulan) tidak mendapatkan hasil positif Covid-19, sehingga mereka diperbolehkan menggendong putrinya yang baru lahir di NICU.

Baca juga: Ketahui Risiko Penularan Virus Corona di Pantai dan Kolam Renang

Saudari kembarnya, Oksana Luiten, terus mengabari keluarga dan kerabat tentang perjuangan Primachenko melawan penyakit, dan memohon doa melalui Instagram agar diberi keajaiban untuk sembuh.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Today
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.