Tips Menyimpan Berbagai Jenis Daging agar Tetap Segar

Kompas.com - 14/04/2020, 09:29 WIB
Ilustrasi daging merah dan daging putih. Ilustrasi daging merah dan daging putih.

 

7. Kornet

Jika membeli daging kornet dalam kemasan, kamu dapat menyimpannya di kulkas selama lima hingga tujuh hari, atau tiriskan dan bekukan lalu dibungkus dengan baik, agar bertahan hingga satu bulan.

Untuk daging babi kalengan dengan jenis berlabel "tetap didinginkan", dapat disimpan tanpa dibuka di kulkas selama enam hingga sembilan bulan (jangan dibekukan), atau jika dibuka dapat disimpan di kulkas selama tiga hingga lima hari dan dalam freezer selama satu hingga dua bulan.

Cara penyimpanan

Ketika menyimpan daging mentah di dalam kulkas, pastikan kamu menyimpannya dalam kemasan aslinya hingga akan memasaknya, atau letakkan di atas piring atau nampan pada barisan rak paling bawah kulkas.

Berhati-hatilah dan usahakan agar daging tidak terkena tetesan atau tumpahan, karena akan membuatnya terkontaminasi.

Untuk daging masak, biarkan daging dingin terlebih dahulu selama sekitar satu hingga dua jam di suhu temperatur, kemudian potong daging sesuai selera dan simpan di dalam wadah kedap udara di dalam kulkas.

Sementara jika menyimpan daging mentah di dalam freezer, direkomendasikan untuk mengeluarkannya dari dalam wadah asli dan menempatkannya di dalam kantong plastik yang dapat ditutup atau wadah kedap udara.

Baca juga: Bahaya Konsumsi Daging Setengah Matang

Jika menyimpannya lebih dari satu minggu, bungkus setiap potongnya dengan pembungkus plastik dan letakan di dalam kantong yang bisa ditutup kembali.

Menyimpan daging dalam porsi sajian secara individual akan membuat kita hanya mengambil daging yang diperlukan dan membiarkan sisanya tetap beku. Namun, daging giling adalah pengecualian.

Biarkan daging giling dalam kemasan aslinya, kecuali kamu ingin membaginya per porsi.

Untuk perlindungan ekstra dan mencegah kontaminasi, simpan kemasan di dalam kantong plastik. Lagi-lagi, simpan pada rak freezer paling bawah dan jauh dari bahan makanan lainnya.

Secara umum, ketika menyimpan daging di dalam freezer, kita perlu memikirkan bagaimana nanti akan mengolah daging tersebut setelah dibekukan.

Baca juga: Banyak Makan Daging Merah Olahan Tingkatkan Risiko Kanker

Kamu bisa memisahkannya menjadi potongan dan sehingga daging-daging tersebut tidak menyatu ketika dibekukan pada wadah yang sama.

Setelah siap untuk mencairkan daging, taruh daging beku di atas piring atau loyang. Jika dagingnya cukup tebal, kamu mungkin perlu waktu semalaman untuk membiarkan esnya mencair.

Jika ingin mempercepat prosesnya, letakkan daging di dalam panci lalu alirkan dengan air dingin hingga es mencair.

Air dingin membantu memastikan bagian luar daging tidak menjadi hangat saat bagian dalamnya masih dicairkan.

Baca juga: Populer sebagai Daging Kurban, Mana yang Lebih Baik Sapi atau Kambing?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X