Kompas.com - 14/04/2020, 15:33 WIB
Editor Wisnubrata

Kandungan nutrisi dalam makanan kaleng

Banyak orang yang meyakini bahwa kandungan nutrisi makanan kaleng lebih rendah dibanding makanan segar atau makanan beku. Benarkah?

Beberapa penelitian menemukan bahwa hal tersebut tidaklah selalu benar. Beberapa jenis nutrisi tetap terawetkan dengan baik di dalam makanan kaleng.

Jenis nutrisi makro tidak terpengaruh oleh proses pengawetan makanan kaleng. Misalnya, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Demikian pula dengan mineral dan jenis vitamin yang larut dalam lemak, seperi vitamin A, D,E, serta K.

Bahkan sejumlah jenis makanan kaleng malah mengandung nutrisi lebih tinggi. Misalnya, jagung dan tomat. Bahan-bahan makanan tersebut mengeluarkan lebih banyak antioksidan saat proses pemanasan.

Meski begitu, vitamin yang larut dalam air bisa jadi berkurang atau rusak dalam proses pemanasan kaleng. Contohnya, vitamin B dan C.

Baca juga: Waspadai, Kemasan Penyok pada Makanan Kaleng

Risiko mengonsumsi makanan kaleng bagi kesehatan

Metode pengawetan makanan dengan cara dikalengkan memang membuat harga makanan lebih murah, awet, dan praktis. Kandungan nutrisinya juga bisa tetap terjaga.

Tetapi ada juga sejumlah risiko mengonsumsi makanan kaleng yang perlu kita pertimbangkan. Apa sajakah itu?

Produk makanan mungkin mengandung jejak BPA

BPA atau Bisphenol-A merupakan zat kimia yang umum digunakan dalam produksi kemasan makanan. Contohnya, plastik dan kaleng.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.