Kompas.com - 15/04/2020, 11:52 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Melihat tikus-tikus berkeliaran di sekeliling rumah tentu bukanlah pemandangan yang menyenangkan.

Apalagi, jika tikus sudah masuk ke dalam rumah dan mengacak-acak perabotan, dan bahkan persediaan makanan.

Di Amerika Serikat hal ini bahkan sampai menjadi perhatian serius.

Tikus-tikus di seluruh sudut kota kini kelaparan karena banyak bisnis yang ditutup akibat pandemi Covid-19.

Banyak yang juga menjadi kanibal demi bertahan hidup, dan ke depannya tak menutup kemungkinan mereka akan semakin agresif.

Baca juga: Kota-kota Lockdown, Tikus Merajalela

Menurut sejumlah pakar, tikus biasa mencari makan di tumpukan sampah restoran dan tempat-tempat sejenis lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka kini kelaparan karena sejumlah restoran membatasi waktu operasinya, bahkan tutup.

Maka, mereka mulai mencari sumber makanan lain.

Michael H. Parsons, sarjana ilmu biologi di Universitas Fordham berencana meluncurkan studi tentang tikus dan Covid-19.

Dia menjelaskan, tikus-tikus secara tradisional cenderung malu. Namun kini, kemungkinan akan semakin banyak tikus yang muncul di depan publik, karena kekurangan makanan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.