Kompas.com - 15/04/2020, 14:44 WIB
Aria Bendix VIA Business InsiderAria Bendix

"Rasanya seolah saya berlari maraton, lalu ditabrak mobil. Saya memutuskan untuk mengisolasi diri di dalam apartemen saya," tulis Bendix.

Beberapa hari berlalu, dan Bendix mengatakan rasa sakitnya mulai hilang. Dia berasumsi dirinya sedang menuju pemulihan.

Namun kemudian, rasa sakit pada tulang rusuk timbul.

"Ada tekanan, seolah-olah seseorang meremas paru-paru saya seperti akordeon. Napas saya terasa berat," tulis Bendix.

Baca juga: Tempur Lawan Corona, Eiger Bikin Ribuan APD Gratis untuk Tenaga Medis

Setelah menuju ruang gawat darurat, dokter mengatakan mereka tidak dapat menguji Bendix, tetapi gejalanya mengisyaratkan dia menderita Covid-19.

Sesampainya di rumah, Bendix mengatakan dia mengalami kesulitan tidur di malam hari selama seminggu dan susah bernapas, sebelum akhirnya dia merasa normal kembali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu sekitar waktu yang sama ketika saya menderita sakit tenggorokan. Selama kira-kira 24 jam, saya sulit menelan makanan atau cairan," tulis Bendix.

"Pada hari ke 14, hari di mana saya seharusnya tidak lagi menularkan virus, sakitnya kembali. Saya merasa seolah kembali ke titik awal, tetapi setidaknya saya bisa bernapas."

Pada tanggal 5 April, ketika Bendix menerbitkan esainya, dia mengatakan kondisinya lebih baik, namun masih memiliki gejala seperti sakit tenggorokan dan kelelahan.

2. Rosemary O'Hara

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.