Mengapa Pria Cari Pasangan Selingkuh? Ini 7 Kemungkinannya

Kompas.com - 17/04/2020, 10:06 WIB
Ilustrasi selingkuh shutterstockIlustrasi selingkuh
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Rasa tersakiti pasti dialami setiap wanita yang ditinggal selingkuh oleh pria pilihannya. Mungkin, banyak pertanyaan muncul di benak wanita, mengapa pria mencari pasangan selingkuh, walau Anda sudah melakukan yang terbaik untuknya?

Ada beberapa penyebab dan penjelasan psikologis, yang membuat pria mencari pasangan selingkuh. Kekurangan pasangan tidak serta-merta menjadi alasan pria untuk menemukan pasangan selingkuh. Sebab, terkadang ada faktor lain yang menyebabkan perselingkuhan.

Perselingkuhan yang dilakukan para pria memang menimbulkan pertanyaan besar; mengapa perilaku tersebut muncul, di saat pasangannya sudah melakukan yang terbaik untuknya?

Selain itu, walau sudah paham betul akan risiko selingkuh, seperti perceraian, rusaknya hubungan keluarga hingga dicap jelek oleh masyarakat, masih saja ada pria yang selingkuh.

Berikut ini adalah beberapa alasan pria mencari pasangan selingkuh.

1. Ketidakdewasaan

Jika pria tidak memiliki pengalaman dalam hubungan yang penuh dengan komitmen, atau ia tidak mengetahui bahwa selingkuh bisa menyakiti perasaan banyak orang, mungkin ia berpikir bahwa berselingkuh bukanlah sebuah masalah.

Pria mungkin berpikir bahwa monogami (menikah dengan satu pasangan) sebagai “jaket” yang ia bisa lepas dan pakai, kapanpun ia mau.

Baca juga: Pasangan Selingkuh Berulang Kali, Maafkan atau Tinggalkan?

2. Rasa ketidakamanan (insecurity)

Mungkin, didasari rasa insecure, pria mencari pasangan selingkuh, karena ia merasa kurang tampan, tidak terlalu kaya, tidak cukup pintar, dan akhirnya mencari pengakuan atau validasi dari wanita selain pasangannya. Dengan begitu, ia akan merasa diinginkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X