6 Bahaya yang Bisa Ditimbulkan Kecoa terhadap Kesehatan

Kompas.com - 17/04/2020, 10:30 WIB
Ilustrasi kecoa shutterstockIlustrasi kecoa
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kehadiran kecoa di rumah seringkali mengganggu sebagian orang yang mengalaminya. Selain menjijikkan, kecoa ternyata bisa mengancam kesehatan penghuni rumah, lho.

Serangga kecil berwarna cokelat ini bisa menghasilkan alergen sehingga memicu reaksi alergi, bahkan asma. Simak bahaya kecoa untuk kesehatan manusia selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Kecoa adalah salah satu jenis serangga yang memiliki 6 kaki, 2 antena panjang, dan 2 pasang sayap. Tergantung pada jenisnya, kecoa dewasa biasanya memiliki panjang hingga 3 sentimeter.

Kecoa betina dapat mengeluarkan 10-40 telur pada satu waktu. Rata-rata, sang betina melepaskan 30 telur selama hidupnya. Kecoa muda yang menetas akan terlihat sama dengan kecoa dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan tidak memiliki sayap.

 

Sesuai jenis dan kondisinya, kecoa dapat hidup hingga 12 bulan. Hewan serangga ini tergolong berdarah dingin dan berkembang dalam kondisi hangat dan lembap.

Kecoa lebih memilih untuk tinggal di dapur dan tempat penyimpanan makanan lainnya. Tak heran jika mereka mendapat asupan makanan dari tumpahan makanan dan akses air. Beberapa tempat persembunyian kecoa di dalam rumah, yaitu:

  • Retakan dinding
  • Ruang sempit dan terbatas, seperti dapur, di balik kulkas, atau di bawah tumpukan majalah, koran, dan kardus
  • Perabotan rumah yang umumnya jarang disentuh
  • Lemari dapur
  • Toilet
  • Bawah wastafel
  • Area pemanas air
  • Saluran air atau selokan

Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia

Ilustrasi kecoashutterstock Ilustrasi kecoa
Tidak hanya mengganggu dan menjijikkan, kehadiran kecoa ternyata dapat mengancam kesehatan penghuni rumah.

Baca juga: Nasi Cepat Basi, Rupanya Banyak Bangkai Cicak dan Kecoa di Rice Cooker

 

Ya, kecoa memang tidak dapat menyebabkan penyakit secara langsung, tetapi mereka adalah pembawa jutaan bakteri dan agen infeksi yang bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Terlebih serangga ini makan berbagai makanan, termasuk sampah busuk, yang diyakini dapat menyebarkan bakteri penyebab penyakit pada manusia, seperti salmonella, staphylococcus, dan streptococcus. Berikut adalah bahaya kecoa untuk kesehatan manusia:

1. Keracunan makanan

Salah satu bahaya kecoa untuk kesehatan manusia adalah dapat menyebabkan keracunan makanan.

Kecoa dapat hidup dengan memakan apa saja. Mereka bisa memakan makanan yang terdapat di tempat sampah atau selokan, tanaman mati, hewan, feses, lem, sabun, kertas, kulit, bahkan helai rambut kita yang jatuh.

Tak ayal bila mereka dapat membawa berbagai macam bakteri penyebab penyakit, seperti salmonella, staphylococcus, dan streptococcus, dari apa yang dihinggapinya.

Saat malam hari, mereka mungkin mencemari makanan terbuka dengan membuang kotoran di atasnya atau menularkan bakteri penyebab penyakit yang dibawanya.

Tidak hanya pada makanan, kecoa bisa saja menularkan bakteri penyebab penyakit pada permukaan perabot rumah tangga, seperti gelas, piring, dan lainnya.

Akibatnya, Anda yang menggunakan peralatan makanan atau memakan makanan tersebut berisiko mengalami keracunan makanan.

2. Gangguan pencernaan

Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia yang tak boleh diremehkan berasal dari air liur mereka.

Ketika kecoa memakan makanan terbuka, mereka mungkin mengeluarkan air liur dan cairan pencernaan dari mulut mereka sendiri untuk memindahkannya ke makanan bersama dengan kuman atau bakteri yang berada di usus mereka.

Kecoa sendiri dapat membawa sekitar 33 jenis bakteri di tubuhnya yang mengandung patogen berbahaya bagi kesehatan manusia. Dari 33 jenis bakteri, yang paling banyak ditemukan adalah E.Coli, Salmonella, serta 6 cacing parasit, dan 7 jenis patogen manusia.

Sebuah studi menemukan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa dapat berkembang secara ekstensif dalam usus kecoa.

Hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, seperti infeksi saluran kemih, gangguan pencernaan (diare, disentri, kolera, tipes atau demam tifoid), hingga sepsis (keracunan darah).

3. Reaksi alergi

Menurut hasil riset yang dipublikasikan dalam jurnal Allergy, Asthma, & Immunology Research, kecoa adalah salah satu jenis sumber alergen di dalam ruangan.

Hal ini karena alergen yang terdapat di kotoran, tubuh, telur, dan air liur kecoa dapat menyebabkan reaksi alergi yang tidak diinginkan. Misalnya, bersin, kulit terasa gatal, ruam kulit, dermatitis, pembengkakan kelopak mata, mata berair, hingga infeksi pernapasan serius.

Untuk mengatasi reaksi alergi akibat kecoa, Anda bisa mengonsumsi obat tanpa resep dokter, seperti:

  • Antihistamin
  • Dekongestan
  • Obat kortikosteroid inhalasi

Dokter mungkin juga memberikan resep obat reaksi alergi akibat kecoa, yakni:

  • Natrium kromolin
  • Leukotriene receptor antagonists
  • Pengobatan desensitisasi

4. Asma

Kecoa bisa menjadi musuh berbahaya bagi para pengidap asma. Serangan asma dapat meningkat apabila rumah penuh dengan kecoa.

Pasalnya, alergen kecoa dapat menyebabkan risiko komplikasi parah, bahkan bisa mengancam nyawa. Orang-orang yang tidak menderita asma dapat terkena asma akibat menghirup alergen kecoa.

Anak-anak merupakan orang yang rentan terhadap paparan alergen kecoa dibandingkan orang dewasa. Bagi yang memiliki asma, dokter mungkin meresepkan bronkodilator atau obat antiradang untuk mengobati gejala asma akibat kecoa.

5. Gigitan kecoa

Beberapa jenis spesies kecoa ada yang dapat menggigit manusia. Bahaya kecoa satu ini memang jarang terjadi.

Akan tetapi, jika di rumah banyak ditemukan kecoa, Anda perlu berhati-hati. Sebab, mereka dapat menggigit kuku, jari kaki, kelopak mata, dan bagian lunak dari kulit sehingga mengakibatkan luka.

6. Masuk ke dalam tubuh

Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia yang tak kalah mengerikan adalah mereka dapat masuk ke dalam telinga.

Ada beberapa kasus bahwa kecoa berukuran kecil dapat memasuki telinga, mulut, dan hidung saat orang tengah tertidur pulas.

Kecoa kecil dapat masuk ke lubang tubuh dengan mudahnya. Jika hal itu sampai terjadi, kecoa dapat merusak sistem tubuh manusia dari dalam. Sangat mengerikan, bukan?

Tips melindungi diri dari bahaya kecoa di rumah

Ada beberapa cara melindungi bahaya kecoa di rumah dengan cara sebagai berikut:

  • Menjaga area rumah tetap kering dan tidak lembap
  • Membersihkan rumah minimal seminggu sekali
  • Membersihkan furnitur rumah yang jarang dipindahkan minimal setahun sekali
  • Rutin membersihkan area dapur dan area penyimpanan makanan lainnya, termasuk di balik atau bawah kulkas, kompor, pemanggang roti, dan peralatan yang dapat dipindahkan lainnya.
  • Membersihkan barang-barang yang berantakan di dalam lemari, rak, atau laci
  • Mengosongkan tempat sampah secara teratur
  • Membersihkan remahan makanan atau tumpahan minuman dengan segera
  • Jangan menyimpan sisa makanan di dalam ruangan, termasuk di meja makan
  • Memastikan tidak ada keran air yang menetes, karena kecoa membutuhkan air untuk hidup
  • Menyimpan makanan di dalam wadah tertutup
  • Memperbaiki lubang, retakan, atau celah di lantai, dinding, papan, dan lemari
  • Jangan menumpuk koran, majalah, kardus di mana saja
  • Menggunakan insektisida sesuai petunjuk yang tertera

Selain menjijikkan dan mengganggu, ternyata ada bahaya kecoa yang mengintai kesehatan penghuni rumah. Mulai dari keracunan makanan, gangguan pencernaan, reaksi alergi, asma, dan lainnya.

Maka dari itu, penting untuk melindungi diri dari bahaya kecoa dengan senantiasa menjaga kebersihan rumah dengan langkah-langkah yang sudah disebutkan di atas.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X