Kompas.com - 18/04/2020, 11:23 WIB
Umat Muslim melaksanakan shalat tarawih pertama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019). Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada Senin (6/5/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGUmat Muslim melaksanakan shalat tarawih pertama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019). Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada Senin (6/5/2019).


KOMPAS.com - Sebentar lagi, umat Muslim akan merayakan bulan Ramadan dengan beribadah puasa selama 30 hari lamanya. Anda yang beragama Islam tentu perlu melakukan persiapan puasa.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah.

Fachrul meminta seluruh umat Muslim di Indonesia untuk menjalankan ibadah di rumah selama Ramadan. Hal ini untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 selama pandemi.

"Surat Edaran ini sebagai panduan beribadah yang sejalan dengan syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Covid-19," kata Fachrul mengutip situs Kementerian Agama pada Senin (6/4) kemarin.

Di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia ini, pelaksanaan puasa akan sedikit berbeda dari bulan-bulan Ramadhan sebelumnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan puasa.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Ini Pesan Wapres untuk Masyarakat Indonesia

Saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan di tengah pandemi, tentunya Anda tidak bisa keluar rumah untuk sekadar membeli takjil, atau bahkan shalat tarawih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agar ibadah puasa lebih khidmat, dan dapat menjaga kekebalan tubuh dengan baik, berikut ini beberapa tips persiapan puasa yang bisa dilakukan.

1. Menyetok bahan makanan untuk 1-2 minggu ke depan
Saat pandemi virus corona di Indonesia, Anda tidak bisa sesukanya lagi mengunjungi pasar, atau toko swalayan, yang menjadi tempat publik dan berisiko terpapar virus COVID-19.

Sebaiknya, mulailah menyetok bahan makanan untuk 1-2 minggu ke depan. Karena itu, sebelumnya buat menu masakan terlebih dahulu selama 1-2 minggu ke depan untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang perlu dibeli.

Anda bisa memilih sayuran, buah-buahan, dan lauk pauk yang bisa disimpan dalam waktu lama sebagai langkah persiapan sebelum puasa.

Baca juga: Jangan Nekat Mudik Jelang Ramadhan, Ini Bahayanya

2. Masak takjil dan menu sahur sendiri

Higienitas menjadi hal penting yang perlu diperhatikan untuk persiapan puasa di tengah pandemi virus corona. Jika Anda mengkhawatirkan hal ini, maka sebaiknya memasak menu sahur dan buka puasa sendiri.

Halaman:


Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.