Kompas.com - 19/04/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi obat herbal shutterstockIlustrasi obat herbal
Editor Wisnubrata

1. Granul Jinhua Qinggan

Granul Qinggan Jinhua merupakan obat yang terdiri atas 12 bahan herbal, termasuk kamperfuli (honeysuckle), mint, dan licorice.

Obat ini dikembangkan selama wabah H1N1 pada tahun 2009 dan disebutkan mampu mengendalikan demam serta mendetoksifikasi paru-paru.

Menurut eksperimen komparatif, ditemukan bahwa status Covid-19 pasien yang mengonsumsi Jinhua Qinggan berubah menjadi negatif 2,5 hari lebih cepat - dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsinya.

2. Injeksi Xuebijing

Injeksi Xuebijing diformulasikan dan dipasarkan saat wabah sindrom pernapasan akut (SARS) menyerang pada tahun 2003.

Obat ini terdiri dari lima ekstrak herbal, dan memiliki fungsi utama untuk detoksifikasi dan mengatasi kondisi darah yang tertahan (stasis) di tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Eksperimen berupa kombinasi injeksi Xuebijing dengan obat-obatan konvensional menunjukkan, angka kematian pasien dengan kondisi parah menurun hingga 8,8 persen.

Eksperimen ini dilakukan terhadap 710 pasien yang dilakukan lebih dari 30 rumah sakit. Selain itu, kombinasi tersebut juga mempersingkat rawat inap perawatan intensif hingga 4 hari.

3. Ramuan Lung Cleansing and Detoxifying Decoction

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.