Mendadak Populer Disebut Sebagai Obat Corona, Apa Itu Daun Laban?

Kompas.com - 19/04/2020, 17:56 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Melalui mimpinya, seorang kakek viral karena mengaku telah menemukan obat corona berupa daun leben atau laban. Namun benarkah daun laban dapat menangkis Covid-19?

Daun leben yang memiliki nama ilmiah Vitex pubescens Vahl adalah tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia. Laban tumbuh hampir di semua provinsi di Sumatera dan Kalimantan.

Pohon laban telah digunakan dalam banyak pengobatan tradisional. Daun dan kulit batang laban digunakan untuk mengobati sakit pinggang, gangguan pencernaan, demam, sengatan kalajengking hingga digunakan sebagai obat penambah stamina.

Daun laban telah diteliti mengandung senyawa ecdysteroid, flavonoid, steroid, dan fenolik yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Meskipun begitu, belum ada penelitian mengenai efek daun laban sebagai obat corona.

Manfaat daun laban bagi kesehatan

Daun laban biasanya dikonsumsi sebagai minuman teh dan dianggap obat herbal yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti berikut:

Sakit perut

Daun laban dikenal sebagai ramuan yang efektif untuk menurunkan produksi asam lambung yang berlebih.

Telah dilakukan penelitian yang mengamati efek laban pada tikus dengan tukak lambung. Hasilnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun leben menunjukkan aktivitas yang signifikan melindungi lambung dari asam lambung yang berlebihan.

Anti-peradangan

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X