Kompas.com - 20/04/2020, 08:26 WIB
Victoria Beckham SHUTTERSTOCKVictoria Beckham

KOMPAS.com - Victoria Beckham dilaporkan telah merumahkan sebagian karyawannya akibat pandemi Covid-19 yang juga berimbas pada industri fesyen.

Label fesyen milik Victoria yang berbasis di London, mengirim surat kepada sekitar 30 karyawan untuk mengabarkan bahwa mereka dirumahkan sesuai skema cuti Pemerintah Inggris.

Melalui skema ini, pemerintah akan membayar 80 persen dari besaran gaji karyawan dari perusahaan yang terkena dampak virus corona.

Baca juga: Layak Dicontoh, Pola Asuh ala David dan Victoria Beckham

Sementara, Victoria kabarnya akan membayar sisa 20 persen gaji karyawan, selama pandemi.

Bahkan, istri mantan pesepakbola David Beckham dikabarkan mengorbankan gajinya selama wabah Covid-19.

"Kami bekerja keras untuk memastikan tim Victoria Beckham yang bernilai tinggi dilindungi selama masa tidak menentu ini, sambil tetap menjaga bisnis kami tetap sehat."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Begitu kata Jurubicara Victoria Beckham seperti dikutip laman Mirror.

Baca juga: Pesan Hangat David dan Victoria Beckham di Tengah Wabah Virus Corona

Merek Victoria Beckham memiliki kantor di New York dan London, dengan flagship store di lingkungan Mayfair London, dan toko kedua di Hong Kong.

Saat ini, flagship store di London sedang ditutup, namun situs e-commerce label dan warehouse tetap beroperasi.

Merek yang lahir pada 2008 ini belum mendulang keuntungan. Pada tahun 2018, Victoria Beckham melaporkan kerugian sebesar 12,3 juta pound atau senilai Rp 236 miliar.

Baca juga: Diungkap, Camilan Victoria Beckham demi Tubuh Tetap Langsing

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X