Tisu Kertas Lebih Efektif Lawan Korona Dibanding Mesin Pengering Tangan

Kompas.com - 20/04/2020, 13:37 WIB
Ilustrasi mesin pengering tangan. ShutterstockIlustrasi mesin pengering tangan.

KOMPAS.com – Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi cara ampuh untuk membunuh virus corona. Setelah mencuci tangan, jangan lupa mengeringkan tangan dengan benar.

Walau menggunakan mesin pengering tangan lebih praktis, ternyata menurut penelitian lap kertas atau tisu yang tebal (paper towel) lebih efektif untuk menghilangkan mikroba di tangan.

Menurut ahli mikrobiologi dari Universitas Leeds, Mark Wilcox, persoalannya bukan mesin pengering tangan tak berguna, hanya saja kebanyakan orang tidak mencuci tangannya dengan benar.

“Masalah dimulai ketika orang tidak mencuci tangan dengan benar. Jika menggunakan mesin pengering tangan, mikroba akan beterbangan dan menyebar ke seluruh ruangan toilet,” kata Wilcox.

Tim ilmuwan di University of Leeds dan Leeds Teaching Hospital National health Service (NHS) Trust melakukan uji coba mengenai hal tersebut.

Baca juga: Awas, Pengering Tangan di Toilet Umum Sebarkan Lebih Banyak Virus

 

Dalam studi itu, tangan empat sukarelawan diberi bakteriofag (virus yang menginfeksi bakteri yang tidak berbahaya bagi manusia). Sukarelawan itu kemudian tidak mencuci tangan mereka.

Mereka kemudian mengeringkan tangan mereka dengan handuk kertas atau mesin pengering tangan di toilet rumah sakit. Selanjutnya mereka menyentuh permukaan berbagai benda, seperti pegangan pintu, pegangan tangga, telepon, juga stetoskop.

Para peneliti menemukan bahwa menggunakan handuk kertas dan mesin pengering tangan sama-sama mengurangi kontaminasi di tangan.

Namun, 10 dari 11 sampel permukaan benda memperlihatkan ternyata tangan yang dikeringkan dengan mesin pengering meninggalkan kontaminasi lingkungan yang lebih besar.

“Selama ini selalu disebutkan bahwa mencuci tangan adalah kunci untuk mencegah penyebaran penyakit. Tapi tangan yang basah juga meningkatkan risiko penyebaran bakteri, jadi mengeringkan tangan sama pentingnya dalam hal pencegahan,” kata pakar perawatan darurat Dr.Theresa Lash-Ritter.

 



Sumber Healthline
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X