Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 09/01/2022, 09:05 WIB
Editor Wisnubrata

Esofagitis adalah meradangnya kerongkongan yang dapat disebabkan oleh GERD, infeksi atau alergi.

Gejala umum dari kondisi ini, yaitu tenggorokan panas, kesulitan menelan, dan heartburn. Jika tidak diobati, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih membahayakan.

Kanker

Dalam kasus yang jarang terjadi, rasa sakit atau panas ketika menelan dapat menjadi gejala kanker kerongkongan atau tenggorokan.

Umumnya, sakit tenggorokan akan hilang dalam 1-2 minggu, namun gejala tersebut tak akan hilang pada kanker.

Kanker juga dapat menyebabkan gejala lain, seperti batuk berdarah, sakit dada, berat badan turun tanpa sebab, muntah, dan lainnya.

Baca juga: 9 Pilihan Cara untuk Atasi Sakit Tenggorokan

Cara mengatasi tenggorokan panas

Kamu tentu tidak ingin berlama-lama mengalami tenggorokan panas. Untuk mengatasi masalah ini, kondisi medis yang menyebabkannya perlu ditangani.

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu coba untuk membantu mengatasi masalah tersebut, di antaranya:

  • Berkumur dengan segelas air hangat yang dicampur dengan ¼-½ sdt garam bisa membuat tenggorokan lebih lega.
  • Mengisap permen pelega tenggorokan dapat membantu menghilangkan rasa panas dan mengganjal di tenggorokan.
  • Minum lebih banyak air putih agar tetap terhidrasi. Sebab air putih dapat membantu tubuh melawan bakteri dan virus.
  • Minum minuman hangat, seperti teh dan madu, yang dapat membantu menenangkan tenggorokan.
  • Istirahat dengan cukup dapat membantu pulih lebih cepat. Selain itu, hal ini juga bisa mencegah penyebaran penyakit.
  • Menggunakan humidifier dapat membuat udara ruangan lebih lembap sehingga mencegah tenggorokan mengering.
  • Hindari konsumsi gorengan dan makanan dengan minyak dan santan berlebih lainnya.
  • Hindari konsumsi makanan pedas, dan minuman bersoda, kopi, teh dan makanan mengandung gula tinggi.
  • Tidak merokok dengan rokok tembakau atau elektrik.

Jika setelah melakukan berbagai perawatan di rumah, tenggorokan tak juga membaik, semakin memburuk, atau bahkan disertai gejala lain yang parah, sebaiknya segera periksakan diri  ke dokter.

Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat untuk mengatasi keluhan tersebut.

Baca juga: 11 Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan, Tak Cuma Flu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.