Kompas.com - 23/04/2020, 09:49 WIB
Guard San Antonio Spurs, Kawhi Leonard (#2), saat menjalani pertandingan gim kesatu final Wilayah Barat play-off NBA melawan Golden State Warriors di Oracle Arena, Oakland, California, Minggu (14/5/2017) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB.
AFP/THEARON W HENDERSON Guard San Antonio Spurs, Kawhi Leonard (#2), saat menjalani pertandingan gim kesatu final Wilayah Barat play-off NBA melawan Golden State Warriors di Oracle Arena, Oakland, California, Minggu (14/5/2017) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB.

KOMPAS.com - Bintang Clippers, Los Angeles yang namanya memuncak saat sukses membawa klub lamanya Raptors, Toronto menjadi juara NBA musim lalu, Kawhi Leonard kalah dalam sengketa hukum dengan Nike.

Sengketa tersebut menyangkut logo "Klaw" ketika Leonard masih menjadi brand ambassador untuk Jordan, beberapa musim lalu. Tepatnya ketika dia masih memperkuat klub Spurs, San Antonio.

Baca juga: Akhirnya Roger Federer Dapatkan Logo RF dari Nike

Laman TMZ Sports melaporkan, hakim yang memimpin persidangan memutuskan, desain Nike adalah bagian independen dari kekayaan intelektual yang disatukan oleh tim desainer perusahaan tersebut.

Hasil tersebut berbeda dengan sketsa awal Leonard yang menjadi awal ide logo itu. Sehingga, Leonard tidak bisa memilikinya, dan menolak gugatan itu. 

Leonard sebelumnya mengaku mempunyai desain logo Klaw sejak masih kuliah di tahun 2009-2011. Dengan demikian, logo tersebut seharusnya adalah miliknya. 

Baca juga: Jordan Tak Perpanjang Kontrak dengan Kawhi Leonard, Apa Sebabnya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Desain awal logo Klaw hasil coretan Kawhi Leonard, dan desain kreasi Nike (kanan).REPRO BIDIK LAYAR VIA COMPLEX Desain awal logo Klaw hasil coretan Kawhi Leonard, dan desain kreasi Nike (kanan).

Namun, Nike yang memutus kontrak kerjasama dengan Leonard di tahun 2018, menegaskan, logo tersebut menyangkut aspek hak cipta.

Selain itu, Nike juga menyanggah keterngan Leonard, dengan mengatakan, desain yang direkayasa oleh para desainer Nike berbeda dengan sketsa kasar yang dirancang Leonard pada tahun 2011.

Ternyata, Hakim Distrik AS Michael W. Mosman yang memimpin persidangan tersebut setuju dengan pandangan Nike.

"Ini bukan sekadar karya turunan dari sketsa itu sendiri," kata dia dalam putusannya.

"Saya merasa desain itu baru, dan sangat berbeda dari desain yang lama," sambung dia.

Baca juga: Hengkang dari Jordan, Pebasket NBA Kawhi Leonard Gabung New Balance

Leonard menjalin kerjasama dengan Nike antara tahun 2011 dan 2018. Setelah didepak Nike, dia sekarang disokong oleh New Balance.

"Kawhi menaruh hati dan jiwanya ke dalam desain itu, sehingga kami jelas kecewa hakim memutuskan bahwa logo itu milik Nike dan bukan Kawhi," kata pengacara Leonard, Peter R. Ginsberg.

"Kami sedang mempertimbangkan opsi kami untuk melindungi kepentingan Kawhi," sambung dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X