Kompas.com - 27/04/2020, 14:09 WIB
Ilustrasi penggunaan masker SHUTTERSTOCK/MARIDAVIlustrasi penggunaan masker

KOMPAS.com - Masker kini menjadi salah satu barang wajib yang perlu kita kenakan ketika pergi ke luar rumah demi menghindari penyebaran Covid-19 yang lebih luas.

Walau kita boleh menggunakan masker kain yang dibuat sendiri, tetapi ketika menggunakannya perlu mengikuti pedoman otoritas kesehatan seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau Kementerian Kesehatan.

Misalnya, dengan memastikan masker menutupi hidung dan mulut, mencuci tangan setelah membuka masker, membuangnya dengan benar, atau mencucinya dengan tepat jika yang digunakan adalah masker kain.

Dalam aturan medis, yang kemungkinan infeksi lebih besar, banyak tenaga kesehatan juga menerapkan prinsip lain untuk memastikan masker yang mereka gunakan berfungsi optimal,
salah satunya adalah tidak mengenakan riasan wajah atau makeup.

Tindakan pencegahan ekstra ini dilakukan untuk memastikan masker yang mereka gunakan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama karena menipisnya pasokan masker di rumah sakit atau layanan kesehatan lain.

Baca juga: Begini Tata Cara Penggunaan Masker Kain Sesuai Anjuran Pakar...

Seorang dokter ahli penyakit menular di Stanford Health Care, Anne Liu, menjelaskan, ketika kita mengenakan riasan wajah tebal saat menggunakan masker, maka masker tersebut dianggap sudah terkontaminasi dan tidak bisa dipakai ulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Banyak tempat mengumpulkan N95 untuk disterilisasi, tetapi jika ada bekas makeup, masker itu dianggap kotor atau terkontaminasi dan kami tidak bisa mensterilkannya," kata Liu kepada Allure.

Bagi pengguna masker kain, riasan wajah juga dianggap bisa menjadikan masker menjadi kurang efektif sebagai penghalang.

"Untuk masker bedah dan masker N95, dan mungkin untuk masker kain, makeup memang menyebabkan masker kotor dan dapat menyebabkan penurunan penyaringan udara," kata seorang dokter penyakit menular di Boston Medical Center, Cassandra M Pierre.

Baca juga: Beruntus gara-gara Sering Pakai Masker Wajah, Bisakah Diatasi?

Yane Ardian, istri Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menunjukkan masker kain buatannya di kediamannya, Bogor, Senin (6/4/2020). Yane menggagas kampanye bernama Gerakan Sejuta Masker Kain Kota Bogor yang melibatkan warga untuk dibagikan gratis dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Yane Ardian, istri Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menunjukkan masker kain buatannya di kediamannya, Bogor, Senin (6/4/2020). Yane menggagas kampanye bernama Gerakan Sejuta Masker Kain Kota Bogor yang melibatkan warga untuk dibagikan gratis dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19.

Pierre mengatakan, riasan (termasuk lipstik, perona pipi, alas bedak, bahkan tabir surya) yang mengotori masker dapat menghalangi kemampuan masker untuk menyaring droplet.

Halaman:


Sumber allure.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.