Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/04/2020, 18:01 WIB
Wisnubrata

Editor

Sumber

KOMPAS.com - Ramadan tahun ini mungkin sedikit berbeda. Bisa jadi karena anak Anda ingin mulai belajar berpuasa atau Anda ingin mulai membiasakan anak berpuasa. Banyak orangtua sering bertanya, sebenarnya umur berapa anak diperbolehkan mulai berpuasa?

Puasa di bulan Ramadan adalah hal yang wajib bagi umat Muslim yang sudah baligh atau puber. Jadi, berdasarkan ajaran agama, waktu untuk memulai berpuasa adalah setelah puber.

Pada anak laki-laki biasanya pubertas terjadi pada usia 12-16 tahun, sedangkan pada anak perempuan biasanya terjadi pada usia 10-14 tahun.

Walaupun demikian, seringkali orangtua ingin agar anak belajar berpuasa lebih awal, atau mungkin si anak sendiri yang bersemangat untuk mulai berpuasa.

Secara medis, belum ada data ataupun panduan yang menunjukkan batas aman usia anak untuk mulai berpuasa. Perlu dipertimbangkan bahwa kebutuhan energi dan nutrisi anak berbeda dengan orang dewasa.

Walaupun terlihat lebih kecil dan mungkin aktivitasnya tidak seberat orang dewasa, anak-anak mutlak membutuhkan energi dan nutrisi yang cukup untuk proses tumbuh kembang mereka.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah jumlah glukosa dalam darah. Otak manusia bergantung sepenuhnya pada glukosa yang ada di dalam darah. Pada anak-anak yang berpuasa, harus diwaspadai gejala gula darah yang rendah dan dehidrasi. Gejalanya dapat berupa:

  • Kelaparan (kadang anak-anak merasakannya sebagai sakit perut)
  • Keringat dingin
  • Sakit kepala atau pusing
  • Lemas
  • Pandangan kabur
  • Kehilangan kesadaran

Jika orangtua menemukan gejala di atas pada anak yang berpuasa, segerakan mereka untuk berbuka. Pengawasan dari orangtua sangat penting, mengingat anak seringkali tidak ingin atau sulit mengungkapkan keluhan yang dirasakannya.

Baca juga: Hindari Lemas, Ikuti Tips Puasa Sehat Berikut Ini

Tips Mengajari Anak Berpuasa

Untuk membantu anak belajar puasa, berikut beberapa tips untuk mengajari anak berpuasa yang bisa dipraktekkan:

1. Perhatikan lama puasa

Setelah kita makan, kadar gula darah di dalam tubuh akan meningkat dan bertahan selama kurang lebih 4 jam.

Bagi anak-anak yang baru pertama belajar berpuasa, patokan jam ini dapat dipakai untuk menentukan jam berbukanya, yaitu 4 jam setelah sahur.

Jika sudah terbiasa, waktu puasa bisa diperlama hingga 6-8 jam, baru kemudian puasa penuh hingga Maghrib.

2. Pilih jenis makanan yang sesuai

Halaman:
Baca tentang
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com