Kompas.com - 27/04/2020, 18:17 WIB
Ilustrasi makanan manis PressmasterIlustrasi makanan manis
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - ‘Berbukalah dengan yang manis,’ sudah menjadi jargon yang sering didengar saat bulan puasa. Hal tersebut sebenarnya tidaklah salah.

Makanan manis memang dapat membantu mengembalikan energi yang hilang. Namun, tentu lain cerita jika kemudian Anda mengonsumsinya secara berlebihan.

Tidak hanya dapat menaikkan berat badan, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, hingga mempercepat terjadinya penuaan di kulit. Berikut ini penjelasannya.

Saat berbuka puasa, segala makanan maupun minuman, terutama yang manis, dapat terlihat menggiurkan. Akibatnya, Anda tidak sadar telah mengonsumsinya secara berlebihan.

Baca juga: Tak Makan Gula, Rahasia Fit dan Awet Muda

Agar bisa lebih menahan diri, ada baiknya mengetahui lebih jauh mengenai bahaya makanan manis berikut ini.

1. Membuat kulit berjerawat

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Makanan yang kaya akan karbohidrat, termasuk makanan dan minuman manis, sering dikaitkan dengan munculnya jerawat di wajah. Sebab, asupan yang terasa manis dapat memicu kenaikan kadar gula darah dan hormon insulin di tubuh.

Hal ini membuat produksi hormon androgen, produksi minyak di wajah, serta kemungkinan terjadinya peradangan meningkat. Ketiganya memiliki peran dalam terbentuknya jerawat.

Baca juga: Efek Nyata Kebanyakan Konsumsi Gula pada Kulit

2. Memicu penuaan dini

Terlalu banyak mengonsumsi gula juga meningkatkan risiko mengalami penuaan dini. Gula yang kita konsumsi akan menempel pada protein di dalam darah.

Halaman:
Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X