Kompas.com - Diperbarui 24/03/2022, 15:37 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sendawa lumrah terjadi setelah makan. Ini adalah cara tubuh untuk mengeluarkan udara atau gas berlebih dari saluran pencernaan.

Tapi normalkah jika sering sekali bersendawa? Dan bagaimana cara menghilangkan sendawa yang mengganggu?

Sendawa terjadi ketika tubuh mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan melalui mulut. Tiga hal berikut ini sering membuat kita menelan banyak udara:

  • Makan dengan terburu-buru.
  • Mengonsumsi minuman bersoda.
  • Sedang mengalami stres atau kecemasan.

Kapan sendawa dianggap bermasalah?

Sendawa beberapa kali setelah makan termasuk normal. Namun lain halnya dengan sendawa yang terlalu sering.

Keseringan bersendawa patut diwaspadai, terutama bila belum pernah mengalaminya atau disertai dengan rasa begah pada perut. Kondisi ini bisa saja menjadi gejala penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Mengetahui penyebab frekuensi bersendawa yang terlalu sering tentu penting sebelum mempelajari cara menghilangkan sendawa. Apa sajakah yang bisa menjadi pemicunya?

Aerophagia

Aerophagia adalah kondisi ketika seseorang sering menelan udara, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Penyebabnya pastinya belum diketahui hingga sekarang, namun hal ini biasanya dipicu oleh makan terlalu cepat, mengunyah permen karet dan minum air terlalu cepat.

Gastroesophageal reflux disease (Gerd)

Gerd atau penyakit asam lambung naik terjadi ketika asam lambung kembali naik ke kerongkongan (esofagus). Akibatnya, Anda bisa sering mengalami sendawa.

Baca juga: Bagi Penderita GERD Waspadai 6 Ciri Asam Lambung Naik

Dispepsia

Gangguan pencernaan ini dapat membuat perut bagian tengah atas terasa sakit dan tidak nyaman kareana produksi asam lambung berlebih. Selain sendawa, Anda bisa mengalami kembung, mual, dan muntah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.