Kompas.com - 29/04/2020, 16:20 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Tidak jarang berbuka puasa menjadi ajang "balas dendam" untuk makan dan minum sebanyak-banyaknya, mengingat telah berpuasa lebih dari 13 jam dalam sehari.

Namun, kebiasaan makan berlebihan saat buka puasa ini bisa mendatangkan berbagai masalah kesehatan.

Beberapa jam menjelang buka puasa, banyak makanan yang mungkin muncul dan menggoda untuk menu berbuka, mulai dari kolak, gorengan, lontong, ditambah es buah dan teh manis yang menggugah selera. Semua ingin kita lahap ketika beduk maghrib berbunyi.

Namun, ada baiknya kita tidak menuruti hawa nafsu tersebut. Pasalnya, lambung tidak akan sanggup menampung semuanya sekaligus. Lagi pula, makan berlebihan saat buka puasa bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Apa sajakah?

Rasa begah (tidak nyaman di perut)

Ketika kita mengonsumsi makanan dua kali lipat atau lebih dari biasanya, lambung akan mengembang seperti balon.

Sebagai akibatnya, perut bisa terasa begah atau tidak nyaman karena menjadi melar melebihi kapasitas normalnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lama atau tidaknya durasi rasa tidak nyaman itu umumnya bergantung pada jenis makanan yang kita konsumsi.

Makanan berlemak dan kaya serat akan lebih sulit untuk dicerna dibanding jenis makanan lainnya. Akibatnya, perut akan merasa tidak nyaman lebih lama.

Baca juga: 5 Cara Menurunkan Asam Lambung: Tanpa Obat, Hanya Perlu Niat!

Gerd

Ketika lambung diisi terlalu banyak makanan, tidak mustahil bahwa makanan tersebut bisa menekan diafragma. Kondisi ini dapat membuat kita mengalami sesak napas dan napas yang dangkal.

Lambung yang kepenuhan juga bisa memicu makanan yang kembali naik ke esofagus atau kerongkongan. Inilah yang dikenal dengan Gerd (gastroesophageal reflux disease).

Salah satu gejala Gerd adalah heartburn atau lebih dikenal dengan istilah nyeri ulu hati. Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit atau panas seperti terbakar yang muncul pada dada dan bisa menjalar hingga ke leher.

Baca juga: Bagi Penderita GERD Waspadai 6 Ciri Asam Lambung Naik

Muntah

Ketika lambung tidak sanggup lagi menampung makanan yang terlalu banyak, bukan tidak mungkin bila akan dipaksa keluar oleh tubuh lewat muntah. Ini disebabkan oleh aktivitas lambung yang terlalu berat dalam mencerna makanan.

Cepat mengantuk

Bila mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat maupun gula ketika buka puasa, kita akan mudah mengantuk. Aktivitas pun akhirnya bisa terganggu, misalnya jadi malas ikut tarawih.

Berat badan naik

Jika berniat menjadikan bulan Ramadhan untuk menurunkan berat badan, kuncinya adalah jangan makan berlebihan saat buka puasa!

Meski sangat lapar ketika waktu buka puasa tiba, jangan kalap dan tetaplah jaga pola makan.

Baca juga: Sering Buka Puasa Dengan Gorengan? Ini Bahayanya

Tips agar tidak makan berlebihan saat buka puasa

Agar tidak lemas kendali ketika berbuka puasa, kita bisa menerapkan beberapa langkah sederhana yang jitu di bawah ini:

Sahur yang bergizi

Dengan mengonsumsi makan sahur yang bergizi, rasa lapar bisa datang dengan lebih lamban. Kombinasikan menu dengan memastikan kecukupan karbohidrat, serat, protein maupun nutrisi lainnya.

Minum air putih juga tidak boleh dilupakan. Pastikan cukup minum ketika sahur.

Baca juga: 5 Tips Makan Sahur untuk Kendalikan Rasa Lapar

Mulai dengan makanan ringan

Kurma saat berbuka puasa ditambah dua gelas air putih saja mungkin sudah cukup untuk mengembalikan cairan serta energi yang hilang selama berpuasa.

Kita bisa menjadwalkan makan besar setelah selesai shalat Maghrib dan mengonsumsi buah-buahan atau cemilan sehat lainnya sebelum tidur.

Baca juga: Makan Berlebih saat Buka Puasa Bikin Gula Darah Melonjak

Buka puasa di rumah

Ketika berbuka puasa di rumah, kita bisa menentukan sendiri menu berbuka maupun porsi makanan yang akan disantap. Dengan ini, kita tidak akan kekenyangan.

Selain itu, kebersihan dan keamanan pengolahan bahan pangan pun bisa lebih terjaga bila memasaknya sendiri.

Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga. Puasa Ramadan juga bertujuan mengendalikan hawa nafsu agar tidak kelewatan, termasuk makan berlebihan saat berbuka puasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.