Kompas.com - 30/04/2020, 11:08 WIB

KOMPAS.com - Acara Met Gala 2020 sudah dipastikan akan ditunda karena adanya pandemi Covid-19. Ajang tahunan yang biasanya diadakan di awal bulan Mei ini selalu menjadi sorotan karena kehadiran selebritas dengan busana unik sesuai tema pesta.

Selain acara puncak Met Gala, yang merupakan kependekan dari Museum of Art's Costume Institute Gala, ada juga acara lain yang menyertai, yakni pameran mode. Pameran tersebut pun tahun ini ikut dibatalkan.

Meski demikian, penyelenggara acara ini majalah mode Vogue menerbitkan tampilan sekilas apa saja isi pameran yang rencananya dibuka minggu depan itu.

Instalasi di Met's Costume Institute rencananya ditampilkan di hadapan publik mulai Selasa (5/5/2020), satu hari setelah Met Gala berlokasi di Museum Metropolitan Museum of Art yang juga ditutup sampai bulan Juli 2020.

Disebut "About Time: Fashion and Duration," pameran ini mengeksplorasi perjalanan mode sesuai lintasan waktu.

Tahun ini sebenarnya pesta gala akan diadakan oleh Lin-Manuel Miranda, Emma Stone, Meryl Streep dan, tentu saja, pemimpin redaksi Vogue, Anna Wintour. Setiap tahun, selebritas yang terpilih menjadi "tuan rumah" selalu berganti-ganti, kecuali Anna Wintour.

Grace Coddington, yang bekerja sebagai direktur kreatif di majalah Vogue, juga mengunggah serangkaian foto dari dalam museum di akun Instagram miliknya.

Biasanya, staf Vogue merahasiakan pesta dan display, menyimpan pratinjau hingga hari Senin pertama bulan Mei, saat pers diizinkan memasuki museum sebelum pameran mode diadakan pada malam harinya.

Baca juga: Met Gala 2020 Terpaksa Ditunda karena Pandemi Virus Corona

Foto-foto yang diterbitkan Vogue dan dibagikan oleh Coddington menunjukkan manekin pemakai gaun yang tersebar di antara patung-patung klasik Met.

Pakaian modern, seperti jaket motor dan rok pendek, diposisikan di sebelah pakaian old-school dengan siluet yang sama.

Item pada manekin dan etalase terlihat siap untuk diluncurkan, meskipun harus menunggu selama berbulan-bulan.

Kurator di balik pameran, Andrew Bolton, berencana menampilkan 160 pakaian wanita, yang akan dipisahkan menjadi dua bagian.

Bagian pertama adalah pengaturan outfit serba hitam. "Ini adalah kronologi mode yang sangat rasional dan teratur dari tahun 1870 hingga 2020, skala waktu modernitas," kata Bolton.

Kemudian, bagian kedua mayoritas akan didominasi ansambel putih dengan semburan warna yang tersebar.

"Anda dapat melihatnya sebagai lipatan waktu," tambah Bolton.

Pengaturan two-tone ini akan sangat kontras dengan pameran tahun lalu, yang berfokus pada ide kamp yang unik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber NYPost


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.