Kompas.com - 02/05/2020, 04:03 WIB
Ilustrasi video call atau panggilan video. SHUTTERSTOCKIlustrasi video call atau panggilan video.

KOMPAS.com - Pandemi virus corona tak bisa dipungkiri menimbulkan keresahan. Jutaan orang terinfeksi di seluruh dunia, ratusan ribu orang meninggal, dan ratusan ribu lainnya mengalami penyakit serius dan efek kesehatan jangka panjang.

Tetapi, bukan hanya itu efek pandemi virus corona. Pandemi ini juga mengancam kesehatan mental banyak orang.

Mulai dari kecemasan yang terus-menerus seputar virus dan kemungkinan infeksi, hingga kekhawatiran tentang orang-orang tercinta yang tinggal jauh dan mereka yang membutuhkan fasilitas perawatan jangka panjang, hingga pertengkaran dengan pasangan dan anak-anak yang belakangan sering terjadi.

Baca juga: Physical Distancing, Bukti Pentingnya Kesehatan Mental Saat Ini

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menhaga kesehatan mental selama masa karantina di tengah pandemi virus corona?

Bagaimana kita bisa mendapatkan bantuan yang kita butuhkan tanpa harus membahayakan kesehatan fisik? Berikut ini lima cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental selama pandemi virus corona.

1. Bertemu Online dengan Keluarga dan Teman

Dunia mungkin terkunci, tetapi internet masih berfungsi, dan itu adalah kabar baik bagi kesehatan mental kita.

Dengan koneksi internet, kita masih bisa menghubungi dengan kakek nenek di kampung halaman, mengobrol dengan orang tersayang yang tinggal jauh, berbicara dengan guru sekolah tentang rencana pelajaran anak-anak atau menghubungi teman-teman dekat hanya untuk tertawa bersama mereka.

Koneksi online semacam ini bisa menjaga kesehatan mental selama masa karantina, jadi manfaatkan alat teknologi yang kamu miliki.

2. Jadwalkan Sesi Terapi Online

Kamu mungkin pernah mendengar kisah tukang cukur dan penata rambut yang mengadakan panggilan video dengan klien mereka, membimbing mereka langkah demi langkah untuk membantu mereka memotong rambut mereka sendiri.

Jika sesuatu yang sepele seperti potong rambut dapat dilakukan dengan obrolan video, mengapa tidak sesuatu yang mendalam seperti terapi?

Sesi terapi online bisa menjadi hal yang tepat untuk kesehatan mental, membangkitkan semangat, memberi mekanisme mengatasi apa yang kita butuhkan, dan membantu kita melewati masa karantina dengan kondisi emosional yang baik.

Jika kamu sudah pernah menemui terapis, coba tanyakan apakah mereka dapat menjadwalkan sesi pengobatan jarak jauh melalui panggilan video.

Baca juga: Makan Daging Bantu Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Corona

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X