Kompas.com - 04/05/2020, 16:54 WIB
Es teh. ThinkstockEs teh.
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Saat berpuasa, tubuh kita akan rentan mengalami kekurangan cairan. Maka dari itu, kita perlu mencukupi asupan cairan dalam tubuh selama puasa saat sahur dan berbuka puasa.

Namun jangan asal minum, sebaiknya pilih minuman buka puasa yang tidak hanya menghilangkan rasa haus saat berbuka, tetapi juga menyehatkan.

Minuman yang segar dan menyehatkan dapat mengisi kembali energi tubuh yang hilang selama berpuasa.

Tubuh manusia terdiri dari kurang lebih 60% air dan rata-rata akan mengeluarkan sebanyak kurang lebih 2-3 liter cairan melalui urine, keringat, dan napas. Hal ini juga berlangsung saat berpuasa.

Oleh karena itu, apabila kita tidak mengonsumsi cukup cairan saat sahur dan berbuka puasa dapat berisiko menyebabkan dehidrasi.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh penurunan kadar air secara keseluruhan dalam periode yang lama di dalam tubuh.

Lantas, apa saja pilihan minuman buka puasa yang menyegarkan dan bisa mencegah dehidrasi?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Air putih

.Thinkstockphotos .
Salah satu minuman buka puasa yang wajib dikonsumsi setiap harinya adalah air putih. Minum air putih saat berbuka puasa dapat membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh yang hilang setelah seharian penuh berpuasa.

Walaupun rasanya hambar, air putih memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, antara lain:

  • Menjaga keseimbangan asupan cairan di dalam tubuh
  • Mengendalikan kalori dalam tubuh
  • Memberikan energi untuk otot-otot tubuh
  • Menyehatkan kulit
  • Menjaga kesehatan ginjal
  • Menjaga fungsi usus normal

Idealnya, kita disarankan untuk minum air putih sebanyak 8 gelas per hari, termasuk saat berbuka puasa.

Akan tetapi, karena saat berpuasa kita hanya bisa minum air putih saat sahur dan berbuka, maka kita perlu membagi 8 gelas tersebut saat sahur, berbuka puasa, dan sebelum tidur di malam hari.

Perlu diingat bahwa kebutuhan cairan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung aktivitas yang dijalani sehari-hari. Bagi beberapa orang, minum 8 gelas per hari mungkin belum cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh.

Baca juga: Mana yang Lebih Baik: Minum Air Hangat atau Minum Es Saat Buka Puasa?

2. Air kelapa

Ilustrasi air kelapashutterstock Ilustrasi air kelapa
Air kelapa merupakan jenis minuman segar dan menyehatkan yang mudah ditemukan, apalagi saat bulan Ramadan, banyak pedagang kaki lima yang menjajakannya.

Selain dapat menghidrasi tubuh, air kelapa mampu mengisi kembali elektrolit yang hilang selama berpuasa.

Elektrolit adalah mineral yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh guna mencegah dehidrasi.

Berbagai nutrisi yang terkandung dalam air kelapa, di antaranya kalium, magnesium, mangan, natrium, kalsium, serat, hingga vitamin C.

Kalium menjadi salah satu mineral tubuh yang baik untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh, mengurangi risiko kram, serta menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Oleh sebab itu, air kelapa bisa menjadi minuman buka puasa pilihan.

Baca juga: Sederet Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil

3. Teh hijau

ilustrasi teh hijau, manfaat teh hijau bagi kesehatanshutterstock ilustrasi teh hijau, manfaat teh hijau bagi kesehatan
Teh hijau bisa menjadi alternatif minuman buka puasa bagi yang ingin mengurangi asupan teh manis atau kopi. Teh manis dan kopi adalah cairan diuretik yang membuat tubuh dapat mengeluarkan lebih banyak urine.

Teh hijau adalah cairan hidrasi yang baik dengan kandungan antioksidan bernama katekin yang mampu menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan laju metabolisme tubuh.

Minum segelas teh hijau saat berbuka puasa dapat mengembalikan asupan cairan tubuh yang hilang selama beberapa jam.

Baca juga: Segudang Manfaat Teh Hijau untuk Umur Lebih Panjang

4. Yogurt

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan atau minuman apa pun selama beberapa jam. Mengonsumsi yogurt saat berbuka puasa dapat berfungsi untuk proses pengenalan kembali makanan atau minuman yang dikonsumsi karena mudah dicerna.

Mengonsumsi yogurt saat berbuka puasa dapat mengisi kembali cairan tubuh yang hilang selama berpuasa seharian penuh.

Selain itu, minuman berbahan dasar susu ini merupakan salah satu sumber probiotik atau bakteri baik. Probiotik sendiri dapat meningkatkan kesehatan pencernaan saat berpuasa.

Baca juga: Konsumsi Yogurt Saat Perut Kosong Lebih Dianjurkan

5. Jus buah-buahan

Ilustrasi jus buahshutterstock Ilustrasi jus buah
Jika bosan dengan minuman buka puasa yang itu-itu saja, jus buah-buahan bisa menjadi pilihan berikutnya. Berbagai kandungan vitamin dan mineral dalam buah-buahan bisa didapatkan dari buah favorit.

Semangka atau melon bisa menjadi pilihan jus buah-buahan yang bisa dipilih. Kedua jenis buah-buahan tersebut mengandung air lebih banyak sehingga dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

Jus alpukat dan pisang juga bisa dipilih karena kedua buah tersebut mengandung kalium yang mampu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Akan tetapi, upayakan untuk tidak menambahkan gula terlalu banyak dalam jus buah-buahan agar kadar gula darah tidak melonjak tajam.

Sebagai pengganti zat pemanis, kamu bisa menggunakan madu atau gula rendah kalori ke dalam jus buah.

Baca juga: Tak Selalu Buruk, Minum Jus Buah Rutin Bisa Kurangi Risiko Stroke

6. Smoothies buah

.Shutterstock .
Mirip dengan jus buah, smoothies adalah minuman buka puasa yang segar dan menyehatkan karena mengandung berbagai vitamin dan mineral.

Perbedaannya, pada smoothies, kita bisa menambahkan susu atau yogurt guna menambah kenikmatan yang maksimal.

Kamu bisa membuat smoothies dari kombinasi buah-buahan, seperti pepaya, kiwi, nanas, alpukat, delima, pisang, dan mangga.

Buah-buahan tersebut merupakan sumber vitamin C yang juga mengandung kalium, folat, dan mangan sehingga mampu menjaga kesehatan tulang dan kadar gula darah selama puasa.

Selain itu, kamu bisa membuat smoothies buah dari campuran ceri, aprikot, peach, dan plum. Berbagai buah-buahan tersebut mengandung beta karoten, kalium, dan vitamin C. Beta karoten dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh saat berpuasa.

Baca juga: Smoothies Buah dan Sayuran Juga Bisa Bikin Berat Badan Bertambah

7. Infused water

ilustrasi infused watershutterstock/eugena-klykova ilustrasi infused water
Infused water adalah minuman berbahan dasar air putih yang dibuat dengan menambahkan potongan buah-buahan, terutama lemon, ke dalamnya.

Infused water bisa menjadi pilihan minuman buka puasa karena mengandung nutrisi vitamin dan mineral yang lebih banyak dibandingkan air putih biasa.

Baca juga: Manfaat Ganda Detoks Tubuh dengan Infused Water

 

Walaupun ada berbagai pilihan minuman buka puasa yang segar dan menyehatkan, pastikan kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Terlebih bila minuman tersebut mengandung gula tinggi.

Meski terdapat aneka minuman buka puasa, jangan lupa untuk mengonsumsi air putih yang cukup saat berpuasa. Selain itu, lengkapi asupan nutrisi dalam tubuh melalui makanan bergizi dan aktivitas fisik agar kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik selama puasa Ramadan.

Baca tentang


Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.