7 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat

Kompas.com - 05/05/2020, 14:14 WIB
Menurunkan berat badan bisa dilakukan lebih mudah di bawah pengawasan medis. Berat badan pun jadi lebih stabil, tidak naik turun. ShutterstockMenurunkan berat badan bisa dilakukan lebih mudah di bawah pengawasan medis. Berat badan pun jadi lebih stabil, tidak naik turun.

KOMPAS.com - Menurunkan berat badan adalah sebuah tantangan. Terutama untuk memilih cara yang efektif namun bisa bertahan lama.

Ahli gizi Ilana Muhlstein, M.S., R.D.N. paham betul mengenai tantangan tersebut. Namun, ia berhasil melaluinya dan mampu menurunkan berat badan hingga lebih dari 45 kg. Perjalanan penurunan berar badan tersebut dibagikannya dalam sebuah buku bertajuk "You Can Drop It!"

Penting untuk diketahui, bahwa Muhlstein membagikan tips sederhana menurunkan berat badan yang bisa diikuti tanpa perlu melakukan pengorbanan terlalu berat atau diet ekstra ketat.

Baca juga: Yoga Bantu Menurunkan Berat Badan, Begini Caranya

Lalu, bagaimana Muhlstein bis menurunkan berat badan sampai hampir 50 kg dengan cara yang mudah?

1. Sayur jadi prioritas

Satu-satunya cara sukses untuk menjaga bentuk tubuh ideal dalam waktu lama adalah dengan mencintai sayur-sayuran.

Sayuran sebetulnya mudah untuk dibuat dan bisa membantu menyehatkan usus. Di samping menyehatkan, konsumsi banyak sayur-sayuran juga bisa membuat kita merasa kenyang dan puas. Jadi, pastikan kamu menjadikannya prioritas dalam pola makan harianmu.

2. Konsumsi banyak protein

Protein menjaga perut kita tetap kenyang sekaligus memantu meraih bentuk tubuh ideal dan membentuk otot.

Secara umum, kebutuhan protein tubuh adalah 2-4 porsi per hari yang bisa didapatkan dari sumber protein hewani maupun nabati.

Baca juga: Apakah Air Lemon Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?

3. Jangan takut dengan karbohidrat

Jangan hindari karbohidrat meskipun kamu mengejar target berat badan tertentu. Hanya saja, utamakan mengonsumsi karbohidrat kompleks yang tinggi serat, seperti roti gandum, nasi merah, kentang, dan lainnya.

"Karbohidrat tinggi serat lebih lama dicerna daripada karbohidrat sederhana, dan menghasilkan energi yang lebih tahan lama," kata Muhlstein.

Ia menambahkan, karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti putih, pasta, kue-kue, makanan yang digoreng secara deep fried, dan lainnya bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan menyebabkan sugar crash.

4. Minum banyak air

Air akan menjaga perut kita tetap kenyang, sehingga kita cenderung lebih bijak dalam memilih makanan. Kebutuhan air berbeda untuk setiap orang.

Namun secara umum, kita dianjurkan untuk minum air sekitar 8 gelas atau dua liter per hari.

Baca juga: Bagaimana Cara Berlari untuk Menurunkan Berat Badan?

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber eatthis
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X