Mengenal Henti Jantung, Penyebab Didi Kempot Meninggal Dunia

Kompas.com - 06/05/2020, 13:58 WIB
Ilustrasi serangan jantung eggeeggjiewIlustrasi serangan jantung
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Didi Kempot dinyatakan meninggal dunia pada hari Selasa, 5 Mei 2020. Ia berpulang di usia 53 tahun secara tiba-tiba, tanpa riwayat penyakit signifikan yang diketahui keluarga.

Dilansir dari berbagai sumber, Didi dilarikan ke rumah sakit pada pagi hari dalam kondisi tak sadarkan diri. Setelah dilakukan upaya resusitasi jantung dan paru (RJP) selama kurang lebih 20 menit, penyanyi asal Solo ini dinyatakan tidak bisa lagi tertolong.

Menurut pihak rumah sakit yang merawat, musisi bernama asli Dionisius Prasetyo ini masuk rumah sakit dalam keadaan henti jantung.

Henti jantung mendadak atau sudden cardiac arrest adalah kondisi berhentinya fungsi jantung secara tiba-tiba yang disertai dengan henti napas dan hilangnya kesadaran. 

Henti jantung adalah penyebab kematian mendadak yang cukup sering terjadi. Jantung orang yang mengalami kondisi ini, akan secara tiba-tiba berhenti berfungsi, sesak napas, dan langsung mengakibatkan kehilangan kesadaran.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh gangguan elektrik jantung yang membuat jantung tidak lagi bisa memompa darah dari dan ke seluruh tubuh. Pada kondisi normal, sistem elektrik inilah yang mengatur irama dan detak jantung.

Baca juga: Yang Terjadi pada Otot Jantung Saat Mengalami Henti Jantung Mendadak

Henti jantung bisa terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Didi Kempot sendiri, menurut keluarga tidak memiliki riwayat penyakit apapun.

Perlu diketahui, henti jantung berbeda dari serangan jantung. Serangan jantung terjadi apabila ada suplai darah ke otot jantung berhenti. Biasanya, serangan jantung disebabkan oleh sumbatan di pembuluh darah. Kondisi ini kemudian bisa berkembang menjadi henti jantung.

Kenali gejala henti jantung sejak dini

Henti jantung adalah kondisi berbahaya yang bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Orang yang mengalami kondisi ini, masih mungkin diselamatkan apabila perawatan dimulai sebelum jantung benar-benar berhenti berfungsi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X