Kompas.com - 07/05/2020, 09:16 WIB
Ilustrasi makan shutterstockIlustrasi makan
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Jantung adalah organ yang memiliki peran penting dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, kesehatannya perlu terus dipelihara agar terhindar dari berbagai gangguan atau penyakit.

Menjaga kesehatan jantung bisa dilakukan melalui beberapa cara, salah satunya menerapkan pola hidup dan pola makan sehat.

Berpuasa di Bulan Ramadan bisa menjadi titik di mana kita berkomitmen kembali menerapkan pola makan sehat. Oleh karena itu, penting untuk memilih menu sahur dan buka yang baik untuk menunjang kesehatan jantung.

"Berpuasa tentu baik terhadap kesehatan jantung, karena kita bisa berlatih menahan diri dan bisa memilih makanan yang bergizi untuk tubuh kita."

Demikian diungkapkan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito Anggarino Damay Sp. JP (K), M. Kes, FIHA, FICA, FAsCC dalam sesi Kulwap media, Selasa (5/5/2020).

Lalu, apa saja jenis makanan yang perlu dihindari saat sahur dan buka demi menjaga kesehatan jantung?

Sahur

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Disarankan memilih makanan tinggi serat, seperti sayur-sayuran dan karbohidrat kompleks. Daripada memilih nasi putih, kamu bisa mengonsumsi nasi merah atau roti gandum agar kenyang lebih lama dan menjaga gula darah lebih stabil.

Bukan berarti kita sama sekali tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan yang digoreng. Namun, seimbangkan dengan konsumsi sayur-sayuran.

Selain tinggi serat, sayur-sayuran juga mengandung fitosterol yang bisa membantu menghalangi penyerapan kolesterol jahat dalam usus.

Seperti diketahui, kolesterol tinggi juga meningkatkan risiko serangan jantung.

"Jadi usahakan tetap makan sayur dan karbohidrat kompleks kalau bisa, bukan nasi putih," papar Vito.

Baca juga: Hati-hati dengan Garam dan Gorengan Saat Berpuasa

Buka

Awali buka puasa dengan minum air putih untuk merehidrasi tubuh. Setelah itu, mengonsumsi buah seperti kurma untuk mengawali buka puasa .

Vito menjelaskan, kurma mengandung gula sederhana yang mampu dengan cepat menaikkan gula darah dalam tubuh. Itu sangat baik karena kondisi gula darah selama berpuasa cenderung rendah.

Hindari memulai buka puasa dengan menu yang digoreng, seperti yang biasa dilakukan oleh masyarakat umum.

Selain lambat memberikan suntikan tenaga untuk tubuh, gorengan juga tinggi kalori dan bisa meningkatkan kolesterol jahat. Kolesterol jahat bisa memicu penimbunan pada pembuluh darah yang mengakibatkan serangan jantung di kemudian hari.

"Jadi secara jangka panjang tidak bagus, jangka pendek juga tidak bagus," lanjut Vito.

Baca juga: Sering Buka Puasa Dengan Gorengan? Ini Bahayanya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.