2 Gadis Belia Iseng Bisnis Pakaian Bekas, Kini Raup Omzet Rp 60 Juta

Kompas.com - 08/05/2020, 14:14 WIB
Produk Our Trashes memiliki keunikan dari desain. Baju bekas yang didaur ulang tersebut diminati pasar dalam dan luar negeri. Dok OUR TRASHESProduk Our Trashes memiliki keunikan dari desain. Baju bekas yang didaur ulang tersebut diminati pasar dalam dan luar negeri.

 

Mimpi

Uang itu, saat ini masih dikumpulkan untuk membuka bisnis baru. Putri berharap, bisnisnya lancar hingga mimpi mereka dapat tergapai. 

“Kita berdua itu punya mimpi, sebelum usia 23 tahun bisa punya mobil atau rumah,” ungkap mereka sambil tertawa.

Mimpi itu pula yang menyemangati mereka untuk membuat bisnis pakaian daur ulang ini. Apalagi, mereka kuliah bisnis.

Gak enak aja, masa kuliah bisnis tapi gak bisnis. Kami gak mau cuma dapat teori doang, kami ingin mengimplementasikannya,” ucap dia.

Baca juga: Mulai 2021, Prada Pakai Nylon Daur Ulang untuk Produksi Tas

Ia pun optimistis bisnisnya akan terus berkembang. Sebab, permintaan pasar saat ini terus naik, bukan hanya dari dalam negeri, tapi luar negeri pun mulai melirik produknya.

Seperti beberapa waktu lalu, ada beberapa warga asing dari Filipina, Malaysia, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat yang mengontak untuk membeli produk Our Trashes.

Namun, Putri dan Qasyah belum bisa memenuhi permintaan itu karena kerepotan dalam urusan shipping.

Belajar dari nenek

Bagi Putri, bisnis ini bukanlah yang pertama. Sejak masih bersekolah di SMPN 8 Tangerang Selatan, putri pasangan Yanto Setiawan-Ade Nurhikmah ini sudah berbisnis.

“Waktu SMP saya jualan susu. Pernah juga bisnis makanan dengan sistem online,” ucap Putri.

Saat itu, ia berbisnis untuk menambah uang jajan dan membeli keperluan sekolah. Ia tidak ingin meminta uang lebih kepada orangtuanya.

Kemampuannya berbisnis ia pelajari dengan otodidak. Ia melihat sang ayah yang berwirausaha di bidang arsitektur.

Baca juga: Tips Tampil Keren dengan Busana Tie Dye

Putri pun belajar banyak dari neneknya yang berjualan keliling. Ia bahkan kerap bertanya kepada sang nenek tentang bisnis.

“Kalau mau bisnis, harus punya niat, tekun, enggak setengah-setengah. Terus perhatikan pasar, sering-seringlah update model,” tutup Putri.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TIE DYE SHIRT (@our.trashes) on May 2, 2020 at 6:06am PDT

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X