5 Tips Alihkan Perhatian Balita dari Gadget

Kompas.com - 08/05/2020, 19:02 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

KOMPAS.com— Selain untuk hiburan, kini gawai juga menjadi salah satu alat belajar anak-anak di masa pandemi Covid-19. Anak juga bisa terhubung dengan teman dan guru-guru sekolahnya walau terpisah jarak.

Kendati begitu, perlu diatur juga batas waktu penggunaan gawai. Ajak anak untuk menyeimbangkan waktu online dan offline. Jangan sampai mereka malah kecanduan gawai sejak dini.

Untuk itu orangtua tidak bisa hanya melarang anak memakai gadget tetapi tidak membantunya melakukan aktivitas lain. Nantinya anak malah bingung dan bosan, lalu kembali mencari gadgetnya.

Bagaimana pun permainan fisik tetap diperlukan untuk mendorong motorik dan perkembangan anak. Berikut beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan anak ketika jeda memakai gawai.

1. Membangun atau menyusun balok

Membangun bricks atau permainan bongkar pasang adalah salah satu mainan terbaik.  Anak laki-laki dan perempuan senang dengan permainan membuat sesuatu. Saat memainkan permainan ini, si kecil akan menggunakan kemampuan kognitif untuk merencanakan dan membangun, atau hanya bersenang-senang dalam imajinasi mereka.

Baca juga: Makna Psikologis di Balik Nama Anak Perempuan dan Laki-laki

2. Melukis dan menggambar

Selembar kertas dan satu set cat warna sudah bisa membuat anak-anak lupa waktu ketika belajar menggambar.

Melukis dan menggambar adalah kegiatan yang dinikmati semua anak. Biarkan mereka bereksperimen dan mencoba untuk menggambar apa yang terbersit dalam pikirannya. 

Bagi anak-anak itu adalah karya seni dan pastikan orangtua memberi tahu tentang apa yang mereka kerjakan. Orangtua juga bisa membaca emosi anak melalui apa yang digambar anak usia balita.

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X